Hingga Akhir Juni 2018, Penerimaan Pajak Capai Rp581 Triliun

0
842720_09542006012018_Pajak1

Hingga akhir Juni 2018 realisasi penerimaan pajak telah mencapai Rp581,54 triliun. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan dalam diskusi di Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Robert menjelaskan jumlah tersebut sudah mencapai 40,84 persen dari target Rp1.424 triliun untuk tahun ini. Jumlah penerimaan pajak hingga semester I-2018 ini diperkirakan bisa  bertambah karena belum dihitung  pendapatan dari program amnesti pajak yang hingga saat ini mencapai 16,71 persen.

Penerimaan pajak hingga akhir Juni 2018 yang paling besar berasal dari PPN dalam negeri sebesar Rp127,8 triliun atau tumbuh 9,1 persen. Selanjutnya diikuti PPh badan sebesar Rp119,9 triliun atau tumbuh 23,79 persen.

Kemudian ada yang berasal dari PPh pasal 21 sebesar Rp67,9 triliun atau tumbuh 22,23 persen dan PPh pasal 22 impor sebesar Rp27,02 triliun atau tumbuh 28 persen.

Selain itu, PPh Orang Pribadi sebesar Rp6,98 triliun atau tumbuh 20,06 persen dan PPN impor sebesar Rp83,86 triliun atau 24,3 persen.

Sementara itu, sektor yang mengalami pertumbuhan tinggi pada semester I-2018 adalah pertambangan 79,71 persen, pertanian 34,25 persen, perdagangan 27,91 persen dan pengolahan 12,64 persen.

“Meski pertambangan tumbuh 79,71 persen, namun sharenya ke penerimaan hanya 7,2 persen. Industri pengolahan yang menyumbang penerimaan terbesar dengan kontribusi 30,3 persen,” ujar Robert.

Robert optimistis realisasi penerimaan pada semester II-2018 bisa lebih baik dari semester I-2018, apalagi pertumbuhan pajak tanpa amnesti pajak sudah relatif tinggi.

Untuk itu, ia menyakini pertumbuhan penerimaan pajak, terutama pajak nonmigas, hingga akhir tahun bisa mencapai kisaran 17-18 persen.

“Sepanjang kami mempertahankan pencapaian, dengan perbaikan kepatuhan dan administrasi perpajakan, peningkatan pengawasan dan pemeriksaan secara fair, kami yakin bisa mengejar,” kata Robert.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *