ICBC dan Delegasi Quanzhou Sepakat Jalin Kerja Sama Sektor Pariwisata

0
IMG_0162

Pengurus Indonesia China Business Council (ICBC) kembali menerima kedatangan delegasi dari Tiongkok ke Kantor ICBC  di Gedung Plaza Maspion, lantai 18, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, pada Jumat pagi (04/08/2023).

Kali ini, delegasi tersebut berasal dari Distrik Lincheng, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok. Kedatangan mereka langsung disambut hangat sejumlah pengurus ICBC, antara lain Ketua Harian ICBC Ali Husein, Wakil Ketua Harian ICBC Hasan Kosasih Ko dan  Ketua Kehormatan ICBC Tamba P. Hutapea

Delegasi yang datang ini, merupakan  pejabat pemerintah dan pengusaha dari Distrik Licheng. Dalam pertemuan penuh persahabatan ini, kedua pihak membahas kerja sama di sektor pariwisata. Kedua negara diyakini memiliki potensi pariwisata yang dapat menggerakan perekonomian bangsa.

Indonesia memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan beragam. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menawarkan pesona alam, budaya, sejarah, dan keanekaragaman hayati yang menarik bagi wisatawan dari seluruh dunia.

Sementara itu, Quanzhou adalah sebuah kota bersejarah di Provinsi Fujian, Tiongkok, yang memiliki banyak potensi pariwisata menarik. Kota ini memiliki warisan budaya kaya, keindahan alam, dan atraksi sejarah yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Untuk memperkuat kerja sama ini,  kedua belah pihak menandatangani  nota kesepahaman atau MoU. Penandatangan MoU ini memfokus kerja sama antar biro perjalanan kedua negara. Diharapkan dengan kerja sama tersebut wisatawan dari Indonesia dan Tiongkong bisa saling berkunjung, sehingga sektor pariwisata kedua negara bisa terus meningkat.

Walikota Distrik  Lincheng Wang Kesi mengatakan dirinya dan rombongan merasa terhormat dapat berkunjung ke Indonesia dan disambut penuh persahabatan oleh pengurus ICBC. Walikota Wang menilai Indonesia merupakan negara yang indah dan layak menjadi destinasi pilihan para wisatawan. Dengan keindahan alamnya, maka kerja sama sektor pariwisata harus dibangun agar dapat memberikan manfaat yang besar untuk Masyarakat.

Selain itu, Walikota Wang akan mengajak para pengusaha di daerahnya untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya investasi di industri perhotelan. Menurutnya  hotel menjadi salah satu faktor pendukung sektor pariwisata karena selain dapat menjadi daya tarik, kehadiran hotel juga dapat membuka lapangan kerja untuk Masyarakat sekitar.

Tak berhenti disitu, pelatihan sumber daya manusia (SDM) juga ikut menjadi poin yang dikerjasamakan. SDM memegang peran krusial sebagai faktor penentu bagi industri pariwisata. Pariwisata adalah sektor yang sangat bergantung pada interaksi manusia, baik antara wisatawan dan warga lokal, maupun antara pekerja pariwisata dengan para pengunjung.

Ketua Harian ICBC Ali Husein menyambut baik kerja sama ini. Ia mengungkapkan pariwisata Quanzhou tidak kalah dengan pariwisata di negara lain. Bahkan, Indonesia perlu berbagai pengalaman dengan Quanzhou agar pariwisata dapat menjadi sektor terdepan untuk meningkatkan devisa negara. Selain pariwisata, Distrik Lincheng, Kota Quanzhou menjadi daerah yang menjunjung tinggi toleransi.

Di daerah tersebut, tempat ibadah saling berdekatan dan masyarakat setempat yang berbeda agama selalu mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati.

“Lincheng ini, umat beragamanya saling toleransi, mungkin di seluruh Tiongkok paling toleransi soal agama itu ada Vihara tempat ibadah umat Budha, sebelahnya ada Masjid sudah seribu tahun lebih dan sebelahnya ada Gereja,” ujar Ali Husein.

Ali Husein mengucapkan terima kasih kepada delegasi yang mendorong investasi sektor pariwisata di Indonesia. Diharapkan investasi tersebut dapat memberikan keuntungan untuk Indonesia dan Tiongkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *