Jokowi Heran Peringkat Meningkat, Investasi Tak Bisa Lari Cepat

0
42toltanjungpriuk

Presiden Jokowi, hari ini, Jumat, 5 Desember 2018, memimpin rapat terbatas membahas peningkatan  investasi dan perdagangan di Istana Merdeka, Jakarta. Rapat dihadiri antaralain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Dalam pembukaan rapat, Jokowi mengaku heran pertumbuhan investasi belum sesuai harapan. Data pertumbuhan investasi tahun 2017 yang diterima Jokowi, belum mengalami kenaikan yang signifikan.Padahal peringkat investasi Indonesia sudah naik kelas. Standard and Poors’ (S&P), Moody’s Investors Service, dan Fitch Ratings merupakan lembaga pemeringkat internasional yang telah menaikan peringkat Indonesia menjadi layak investasi.

“Kalau diibaratkan orang sakit, kita ini baik semuanya. Kolesterol baik, jantung baik, paru-paru baik, dan darah tinggi juga tidak ada. Tapi tidak bisa lari cepat. Ini problem-nya yang harus dicari. Kita harus mencari problem-nya ada di mana,” kata Jokowi.

Jokowi mengintruksikan kepada Kementerian dan Lembaga untuk secepatnya mengatasi perlambatan laju investasi agar investasi yang masuk ke dalam negeri dapat mengalir deras di tahun 2018.

“Semua harus satu, satu arah. Sehingga, problem produk yang dihadapi di lapangan itu betul-betul bisa kami tangani dengan baik,” ujar Jokowi.

Jokowi menekankan, tahun ini, pemerintah akan fokus pada investasi dan perdagangan luar negeri dalam bidang industri, ESDM, kesehatan, pendidikan, pertahanan, pertanian, serta kelautan dan perikanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *