Kampanyekan Pelestarian Lingkungan, Rainbow Warrior Akan Jelajahi Indonesia
Tahun ini Indonesia kembali dipilih sebagai negara kunjungan Kapal Rainbow Warrior. Kapal milik LSM pemerhati lingkungan dunia Greenpeace ini, akan menyuarakan kampanye pelestarian lingkungan di beberapa daerah di Indonesia.
Kampanye Kapal Rainbow Warrior ini disampaikan oleh Sekjen Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Bambang Hendroyono didampingi Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak dalam jumpa pers di Gedung KLHK, Jakarta, Rabu 7 Maret 2018.
Kapal Rainbow Warrior akan singgah pertama kali di Manokwari, Papua pada tanggal 11 -13 Maret 2018. Setelah dari Manokwari, Kapal kembali berlayar menuju Raja Ampat. Dijadwalkan kapal akan berlabuh di daerah kaya akan wisata bahari itu pada tanggal 14-18 Maret 2018. Rencananya, di dua daerah di Bumi Cendrawasih ini, Greenpeace akan melakukan kampanye publik tentang pemanfaatan hutan bagi masyarakat asli Papua dan perlindungan laut dan terumbu karang.
“Greenpeace beberapa waktu yang lalu beraudiensi dengan Menteri LHK didampingi dengan kami, menginformasikan bahwa akan ada Rainbow Warrior yang datang ke Indonesia. Pada waktu itu memohon dukungan rekomendasi difasilitasi masuknya Kapal Rainbow Warrior ini ke Indonesia. Di Papua, Greenpeace mengundang Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menutup acara di Manokwari dan Raja Ampat,” kata Sekjen KLHK Bambang Hendroyono .
Setelah Papua, Kapal generasi ke tiga ini akan singgah di Bali pada tanggal 12-17 April 2018. Di Pulau Dewata, Greenpeace akan melakukan kampanye tentang kondisi darurat bahaya sampah plastik yang dapat mengancam industry pariwisata sekaligus alam dan kesehatan masyarakat. Seperti diketahui bahwa Bali sempat masuk pemberitaan nasional dan internasional, karena adanya penumpukan sampah yang luar biasa di Pantai Kuta.
Terakhir Kapal akan bersandar di Jakarta pada tanggal 22-29 April 2018. Di Jakarta, Greenpeace akan mengusung pesan kuat, membawa kembali harmoni kota. Pasalnya permasalahan di Jakarta cukup kompleks, mulai dari polusi udara hingga timbunan sampah yang tidak terkontrol.
“Di Jakarta juga sudah kita siapkan serangkaian acara, dan juga sedang dikonfirmasi dihadiri Bapak Presiden dan juga Gubernur DKI serta sejumlah Menteri-menteri. Dengan acara yang tercatat adalah media briefing mengenai polusi udara dan seminar kelautan,” ungkap Bambang.
Sementara, Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak mengatakan kehadiran Kapal Rainbow Warrior ini untuk merangkul semua pihak terkait berdiskusi bersama menyelesaikan permasalahan lingkungan.
“Sea tour ini dirancang sebagai platform untuk semua , pemangku kepentingan, sahabat, kolega untuk kita berdiskusi mengimplementasikan, memperkuat suara-suara kita tentang keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia, hutan maupun juga secara spesifik tema besar dari sea tour kali ini adalah Perubahan Iklim,” ujar Leonard.
“Kita ingin Kapal ini dalam dua bulan di perairan Indonesia dan menyinggahi tempat-tempat strategis seperti Manokwari dan Raja Ampat, Bali dan Jakarta serta terakhir ke Karimun Jawa itu memberikan warnanya untuk semua berkolaborasi,” tambah Leonard.

