Kemenpar Kembali Gelar Sosialisasi KUR, Kali ini di Kepulauan Seribu

0
images (13)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin gencar mensosialisasikan pentingnya pembiayaan usaha pariwisata melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) di daerah. Kali ini, sosialisasi dan Coaching Klinik pembiayaan dilakukan Kemenpar destinasi Kepulauan Seribu. Tempat sosialisasi digelar di Gedung Serbaguna Pulau Untung Kepulauan Seribu, pada Selasa (30/4/2019).

Kegiatan ini, dihadiri 50 orang pelaku usaha dari Pulau Untung Jawa dengan berbagai latar belakang seperti pengusaha homestay, catering, salon, travel, kerajinan tangan, rental sepeda dan lainnya.

Bukan tanpa alasan, Kemenpar memilih Kepulauan Seribu sebagai kawasan yang perlu disosialisasikan pembiayaan melalui KUR ini. Alasannya Kepulauan Seribu merupakan salah satu dari 10 destinasi yang diprioritaskan Pemerintah sejak tahun 2016 lalu atau yang dikenal dengan sebutan 10 Bali Baru.

KEPALA Bidang Investasi Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar, Nurwan Hadiyono mengatakan Kepualauan Seribu menjadi destinasi yang diperhatikan Pemerintah untuk pengembangannya. Upaya pengembangan yang dilakukan Pemerintah dilakukan berbagai cara, salah satu dengan memanfaatkan kemudahan KUR.

“Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan 10 Bali Baru di Kepulauan Seribu adalah dengan mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ungkap Nurwan, Selasa (30/4,/20+9).

KUR menjadi solusi yang tepat bagi pelaku usaha pariwisata yang ingun mengmbangkan usahanya.“Kehadiran KUR diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian usaha mikro kecil dan menengah pada sektor pariwisata,” sambungnya.

Menurut Nurwan, para peserta yang mengikuti sosialisasi tentang KUR juga diberikan langkah-langkah untuk memaksimalkan penggunaan KUR dari perwakilan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menangah.

“Sehingga banyak pelaku usaha atau calon debitor tertarik KUR demi meningkatkan usaha mereka yang secara otomatis akan meningkatkan potensi pariwisata,” katanya.

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad menambahkan KUR akan memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha karena diyakini akan mampu menumbuhkan geliat wisata di wilayah Kepulauan Seribu.

“Sehingga kedepan Kepulauan Seribu dapat berbenah menjadi kawasan pariwisata yang dapat dibanggakan. Kami juga berharap agar warga setempat memaksimalkan hal ini, karena jika bukan warga setempat akan digunakan orang lain,” ungkapnya.

Selain itu kegiatan tersebut dinilai telah sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu yang tengah fokus meningkatkan pariwisata, salah satunya dengan Gerakan Seribu Warna.

“Gerakan Seribu Warna merupakan gerakan pembangunan yang di antaranya ada Gerakan Percantikan, Gerakan Bersih, Gerakan Eco Wisata, Gerakan Ekonomi Rakyat, Gerakan Seribu Sukun, Gerakan Pemberdayaan Mesjid, dan Gerakan Pembinaan Remaja,” tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *