Kemenparekraf dan Grand Sahid Jaya Hotel Siapkan Akomodasi Untuk Tenaga Medis

0
WhatsApp Image 2020-04-17 at 23.05.54 (1)

Dukungan industri pariwisata, khususnya perhotelan  terhadap tim medis yang menangani kasus-kasus Covid-19 terus mangalir. Kali ini, dukungan itu datang dari Grand Sahid Jaya Hotel.

Hotel  bintang lima itu,  telah menyatakan kesiapannya bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  untuk memberikan pelayanan secara gratis kepada para tim medis  dari Rumah Sakit Pelni yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Pada Jumat  (17/4/2020), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreati f (Menparekraf)  Wishnutama meninjau kesiapan Grand Sahid Jaya Hotel  dalam memberikan akomodasi kepada para tim medis. Dalam kunjungannya, Wishnutama didampingi  Direktur Utama Grand Sahid Hariyadi Sukamdani dan Plt Direktur Utama RS Pelni Mohamad Kartobi.

Dalam peninjauan ini, Menparekraf memberikan apresiasi kepada Grand Sahid Jaya Hotel yang mendukung program Pemerintah dalam menangani penyebaran virus yang mudah menular ini. Apa yang dilakukan Grand Sahid Jaya merupakan bukti bahwa Kemenparekraf bersama industri pariwisata berupaya memfasilitasi kebutuhan tenaga kesehatan dalam masa darurat pandemi Covid-19.

“Kita terus bahu-membahu menyediakan fasilitas dan akomodasi ini. Namun dengan kesiapan dan persyaratan yang harus dipenuhi pihak hotel,” kata Wishnutama.

Wishnutama menerangkan, untuk memfasilitasi para tenaga kesehatan dengan akomodasi dan transportasi, pihaknya telah merelokasi anggaran sebesar Rp 500 miliar. Anggaran itu,  akan disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan rumah sakit.

“Hingga saat ini terdapat 1.725 tenaga kesehatan di Jakarta yang telah terfasilitasi. Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yakni perhotelan termasuk staf dan pekerja di dalamnya,” katanya.

Direktur Utama Grand Sahid Hariyadi Sukamdani  menjelaskan,  para tenaga medis nantinya akan menempati 60 kamar dari 220 kamar yang dimiliki Grand Sahid Jaya Hotel.  60 kamar itu dapat diisi oleh 100 tenaga medis dari Rumah Sakit Pelni. Bukan hanya tempat menginap saja yang disediakan Grand Sahid Jaya Hotel, namun makan tiga kali sehari dan fasilitas laundry juga akan didapat para tenaga medis.

Hariyadi memastikan pihaknya menjalankan Standard Operational Procedure (SOP) yang berkaitan dengan pelayanan tamu sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan terkait penanganan COVID-19.

Diantaranya penyemprotan disinfektan secara rutin terutama di pintu masuk hotel, kegiatan sanitasi, pengaturan physical distancing di seluruh area hotel termasuk penggunaan lift, meminimalkan interaksi pelayanan secara langsung, dan langkah-langkah lainnya yang telah direkomendasikan Kementerian Kesehatan.

Seluruh tenaga medis yang menginap dan para karyawan hotel akan melewati beberapa protokol kesehatan seperti cek suhu badan dan pemakaian alat pelindung diri sebagai bentuk tahapan wajib dalam mengantisipasi penularan COVID-19.

“Pihak hotel melaksanakan SOP khusus dalam menjalankan tugas sehari-harinya baik di bagian yang bertemu langsung atau tidak langsung dengan seluruh tenaga medis, misalnya SOP di housekeeping dari prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan, hingga pemberian ekstra amenities,” kata Hariyadi Sukamdani.

Lebih lanjut Hariyadi mengatakan, selain di Jakarta, pihaknya juga menyiapkan hotel sebagai lokasi menginap tenaga kesehatan di Ternate dan Morotai. Ia juga sedang mempersiapkan jaringan hotel miliknya di Yogyakarta dan Cikarang.

“Kami mempersiapkan sesuai kebutuhan. Karena yang di Ternate dan Morotai memenuhi standar untuk siap menerima tim medis. Termasuk Cikarang yang minggu depan sudah menerima tim medis,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *