Kepala BKPM: Pertumbuhan Investasi Pariwisata Terus Meningkat di Luar Bali
Ketua BKPM Thomas Lembong mengatakan Bali menjadi kiblat pariwisata nasional namun untuk pertumbuhan investasi-nya, Bali masih kalah dengan destinasi wisata di daerah lain. Pertumbuhan Investasi di daerah yang memiliki destinasi menarik terus meningkat, seperti Labuan Bajo, Belitung dan Manado.
“Persepsi saya adalah bahwa pertumbuhan yang paling tinggi memang terjadi di destinasi-destinasi di luar Bali tentunya base atau basis pertumbuhannya masih kecil tapi tingkat pertumbuhannya sangat tinggi, kata Thomas dalam jumpa pers di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa, 6 Maret 2018.
Thomas menjelaskan melonjaknya angka investasi pariwisata di daerah arahan Presiden Jokowi untuk terus menggenjot infrastruktur di daerah pariwisata, seperti menyulap bandara di daerah menjadi bandara berkelas.
“Ini berkat program infrastruktur Bapak Presiden yang meng-upgrade airport-airport di tempat-tempat tersebut , dua tahun yang lalu dan tiga tahun yang lalu dan juga itu membuka peluang untuk lebih banyak penerbangan seperti tiga tahun lalu kan tidak ada penerbangan langsung Jakarta ke Labuan Bajo, sekarang sudah ada. Tiga tahun lalu tidak ada penerbangan langsung dari Singapura ke Danau Toba, sekarang sudah ada,” ujar Thomas.
Selain Bandara, pemerintah juga memperbaiki infrastruktur lain seperti jalanan menuju destinasi wisata dan membangun jaringan komunikasi berbasis internet dengan koneksi super cepat. Menurut Thomas internet sangat dibutuhkan di destinasi wisata guna memberikan kemudahan bagi wisatawan meng-update kegiatan selama berada di destinasi tersebut.
Thomas menilai digitalisasi sangat berkaitan dengan sektor pariwisata. Bahkan usaha berbasis digitalisasi seperti e-commerce dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata.
“Semaraknya sektor e-commerce itu berdampak langsung pada sektor pariwisata dan life style. Jadi orang bisa browsing-browsing melihat destinasi-destinasi dengan menggunakan platform seperti traveloka. Dengan sangat mudah membooking pesawat dan hotel atau paket wisata, ” tutur Thomas.
Atas dasar itulah BKPM terus mendorong diperkuatnya sektor teknologi digitalisasi sebagai salah satu solusi untuk menarik lebih banyak investor. BKPM mencatat realisasi investasi di bidang pariwisata selama lima tahun terkahir (2013-2017) rata-rata tumbuh 20% per-tahun dan khusus pada tahun 2017 pertumbuhannya mencapai 31% atau mencapai angka USD 1,7 miliar.
