Kepengurusan Baru ASITA Banten Diharapkan Bawa Semangat Baru Kembangkan Pariwisata
Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ( ASITA ) Banten kini telah memiliki pemimpin baru. Ia adalah Mukhlis Ikhsor Gatot yang terpilih sebagai Ketua DPD ASITA Banten periode 2019-2024.
Terpilihnya Mukhlis ditempuh melalui musyawarah daerah (musda) di Hotel Snatika, BSD City beberapa waktu lalu. Kehadiran Mukhlis diharapkan dapat membawa semangat baru bagi pengembangan pariwisata Banten.
Mukhlis telah menyiapkan sejumlah program untuk menjadi pariwisata Banten sebagai yang terdepan. Program yang diusung Mukhlis terbagi menjadi tiga, yakni program jangka pendek, menengah dan panjang.
Untuk program jangka pendek yang dibuat Mukhlis adalah penyusun struktur kepengurusan DPD ASITA yang baru. Mereka yang mengisi kepengurusan, diharapkan Mukhlis untuk dapat giat bekerja demi kemajuan pariwisata Banten.
Kemudian, untuk program jangka menengah, Mukhlis akan menggelar pertemuan dengan para pemilik tours and travel. Pertemuan ini dinilai penting, karena dapat dijadikan mencari solusi bersama untuk mengatasi masalah kepariwisataan.
Sementara untuk program jangka panjangnya, Mukhlis memperkuat para pelaku bisnis tours and travel dengan berbagai macam pelatihan sehingga semakin mampu memikat para calon wisatawan untuk datang ke Banten.
Menurut Mukhlis, mahalnya harga tiket pesawat saat ini, menjadi tantangan besar di awal kepengurusanya di periode kedua akibatnya perputaran wisatawan domestik berkurang ini menjadi tantangan besar besar bagi pemain travel agen.
“Kami sebagai pengurus dan anggota mencari solusi katanya usai di lantik oleh ketua umum ASITA Rusmiati,” kata Mukhlis.
Tak berhenti disitu, Mukhlis menilai masih ada masalah lainnya yang harus segera dibenahi, seperti banyaknya sampah di tempat wisata. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan terus terjadi, karena akan merusak citra objek wisata, bahkan juga dapat mencemarkan nama baik daerah.
“Misalnya Banten Lama yg saat ini sudah cukup bagus tetapi kebersihanya masih belum terjaga “tuturnya”.
Di luar itu, pemilik PT. Mayadifa Tours & Travel ini menaruh perhatiannya pada agen travel yang konsen terhadap bisnis Umroh dan Haji. Mukhlis menilai jika banyak agen travel yang membuka paket umroh dan haji, maka paket wisata inbound akan sepi.
“Hal ini tentu membuat tanggung jawab pengurus dan anggota di periode 2019 – 2024 ini sanfan berat untuk k memajukan pariwisata “Inbound” tetapi kami akan berupaya untuk bersinergi bahu membahu dan mengadakan berbagai pertemuan sehingga solusi itu bisa di dapatkan,” paparnya.
Menurut Mukhlis wisata Banten memiliki prospek besar yg dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia dan Luar Negeri.
“Perlu kerja-kerja besar dan bersama-sama untuk mewujudkan The Exciting Banten pungkasnya. (Sumber Radar Banten)
