KNKT: Investigasi Lion Air JT160 Dilakukan Setelah Pencarian Korban Selesai
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan kesiapannya untuk melakukan investigasi terhadap kecelakaan pesawat Lion Air JT160 di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018..Namun, penyelidikan akan dilakukan setelah pencarian korban selesai dilakukan.
“Jadi kita konsentrasi kepada pencarian korban dan pertolongan karena tahap awal ini adalah paling penting adalah pencarian korban,” kata Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, dalam keterangan pers di Posko Crisis Center, Terminal I Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Senin, 29 Oktober 2018.
Soerjanto memastikan personel KNKT dan peralatan pendukung sudah siap untuk melakukan penyelidikan, tinggal menunggu komando. Tidak hanya KNKT namun ada pihak terkait yang bakal membantu penyelidikan ini.
Mengenai sebab-sebab musibah yang menimpa pesawat nahas itu, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menduga pesawat Lion Air JT610 itu hancur saat jatuh membentur permukaan air di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
“Pesawat tidak meledak di udara karena serpihan pesawat tidak menyebar jauh dari titik jatuhnya pesawat,” jelas Soerjano.
Menurut Soerjanto, benturan pesawat dan permukaan air memberikan dampak benturan yang sangat besar. Hal ini yang membuat sejumlah potongan tubuh ditemukan di sekitar titik jatuhnya pesawat. “Kalau pecah di udara, sebarannya berkilo-kilo. Tapi, ini kan cuma di titik itu saja,” ungkapnya.
