Konser Jakarta City Philharmonic 2018 Dimulai, Konser Perdana Usung Tema Lingkaran Keabadian
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersama Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali berkolaborasi menggelar konser Jakarta City Philharmonic (JCP) 2018. Orkes kota ini akan digelar sebanyak delapan kali di tahun ini. Konser pernada digelar pada 18 April 2018 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Konser perdana itu mengambil tema Lingkaran Keabadian. Tema tersebut diangkat untuk menanggapi kondisi dunia yang tidak menentu. Selain itu, konser ini juga merupakan rangkuman dari berbagai pertanyaan mengenai esensi kemanusiaan.
Pembukaan konser JCP ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Deputi VI Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Bekraf Endah Wahyu Sulistianti, Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Bekraf Sappe Sirait dan Para Pengurus Dewan Kesenian Jakarta terdiri dari Irawan Karseno, Anto Hoed, Aksan Sjuman, Anusirwan dan Otto Sidharta.
Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Bekraf Sappe Sirait mengatakan ekosisitem yang kuat dapat memasarkan program seni yang efektif dan berkesinambungan.
“Bagian dalam mata rantai kehidupan produk atau program itu berfungsi optimal, saling mendukung, dan menciptakan nilai tambah yang signifikan,” kata Sappe dalam jumpa pers sebelum dimulainya konser perdana JCP di Taman Ismail Marzuki, Rabu, 18 April 2018.
Hal senada juga disampaikan Komisaris JCP yang juga sebagai Ketua Komite Musik DKJ Anto Hoed. Anto mengatakan pertunjukan JCP tidak lepas dari dukungan kawan JCP.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kawan JCP., mari kita sambut program JCP tahun ini dengan suka cita,” ujar Anto Hoed.
Kawan JCP merupakan basis penggemar JCP, yang menjadi pilar representasi publik untuk bersama-sama merawat orkes kota Jakarta. Kawan JCP dibentuk sejak tahun 2016, saat konser pertama orkes kota tersebut. Saat ini, tercatat sudah 1.200 orang yang tergabung menjadi kawan JCP.
Sementara itu, salah satu anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Aksan Sjuman menyebutkan dengan keterlibatan Bekraf dalam acara ini dapat melengkapi kebutuhan kultural kota metropolitan, sekaligus meningkatkan mutu kesenian.
“Karena acara ini kami dapat mengajak generasi millennial untuk ikut serta, mereka sangat tertarik untuk bergabung,” kata Aksan.
JCP adalah proyek bersama Bekraf dengan DKJ. Pada bulan November 2016 orkes ini mengadakan pentas perdana dan mendapat sambutan hangat dari kalangan pecinta musik orkestra klasik di Jakarta. JCP dibentuk untuk melengkapi Jakarta sebagai kota metropolitan. Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi pengelola, artis, pekerja seni, serta masyarakat ibukota untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan atmosfer berkesenian yang baik.
