Lantik Pengurus FOBI Kalbar, Hasan Karman Berharap Barongsai Kalbar Jadi Barometer Olahraga Barongsai di Indonesia
Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2021-2025 resmi dilantik pada Jumat (17/03/2023), Dalam pelantikan ini, Sugioto Kembali dipercayakan untuk memimpin Pengurus Provinsi (Pengprov) FOBI Kalbar sesuai dengan Surat Keputusan Pengurus Besar Federasi Olahraga Barongsai Indonesia Nomor: 039/SK/PBFOBI/IV/2022.
Seharusnya pelantikan wisudah dilakukan pada dua tahun yang lalu, namun karena pandemi Covid-19 akhirnya pelantikan ditiadakan dan akhirnya pelantikan baru dapat berjalan pada tahun 2023 ini dengan sukses dan lancar.
Pelantikan Sugioto bersama jajarannya dilakukan oleh Ketua Harian PB FOBI Hasan Karman dengan membacakan naskah pelantikan dan penyerahan bendera pataka. Pelantikan pengurus provinsi FOBI Kalbar turut disaksikan Ketua KONI Kalbar Fachrudin D Siregar, Asisten III Sekda Provinsi Kalbar Alfian Salam, Sekretaris Disporapar Kalbar Fakhri, perwakilan Kodam XII/TPR, dan Kejati Kalbar.

Pada kesempatan ini, juga dilakukan pengukuhan pengurus FOBI untuk 9 Kabupaten/Kota di Kalbar masa bakti 2023-2027, yakni Kabupaten Sintang, Sanggau, Sekadau, Kota Singkawang, Sambas, Mempawah, Kapuas Hulu, Kubu Raya, dan Kota Pontianak.
Pengukuhan pengurus di 9 Kabupaten/Kota di Kalbar ini dilakukan oleh Sugioto setelah dirinya dilantik sebagai Ketua Umum Pengprov FOBI Kalbar.

Ketua Harian PB FOBI Hasan Karman mengucapkan selamat dilantik dan selamat menjalankan tugas kepada pengurus provinsi FOBI Kalbar dan pengurus di 9 kabupaten/kota. Hasan Karman yakin orang-orang yang mengisi kepengurusan provinsi, kabupaten dan kota merupakan orang terpilih dan hebat sehingga bisa membawa kemajuan untuk barongsai di Kalbar.
“Pertama-tama Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada bapak ibu yang telah dipilih melalui mekanisme organisasi menjadi pengurus FOBI Kalimantan Barat. Saya yakin Bapak dan Ibu dipilih melalui kriteria yang telah memenuhi syarat, sehingga nantinya diharapkan bisa membawa kemajuan dan prestasi bagi FOBY baik di Kalimantan Barat, nasional maupun dalam kancah internasional,” karta Hasan Karman.

“Indonesia sudah beberapa kali menjadi juara internasional dan dunia, sehingga mendapat tempat yang diperhitungkan, dan semua prestasi tersebut harus kita pertahankan dan kita tingkatkan,” tambah Walikota Singkawang periode 2007-2012 ini.
Pada kesempatan ini, Hasan Karman mendorong FOBI Kalbar untuk mempersiapkan diri menyambut PON ke-21 tahun 2024 yang dilangsungkan di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Persiapan yang dilakukan diantaranya dengan mengikuti pra pon dan kejuaran-kejuaraan nasional lainnya.

“Prestasi bisa diraih dengan nyata Karena tanpa kerja keras prestasi tidak mungkin muncul begitu saja. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada ketua dan seluruh dewan pengurus FOBI Provinsi Kalimantan Barat. Tunjukkan bahwa FOBI Kalbar bisa menjadi salah satu barometer barongsai Indonesia,” ujar Hasan Karman.
Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Alfian Salam menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Kalbar Sutarmidji yang tidak dapat hadir di acara pelantikan ini. Kendati tidak dapat hadir secara fisik, namun dukungan dari Pemprov Kalbar terhadap olahraga barongsai di Kalbar tidak pernah surut.

Dengan dukungan tersebut diharapkan kepengurusan yang baru dilantik dapat melakukan langkah nyata untuk kemajuan organisasi maupun olahraga barongsai di Kalbar.
“Kami harap, bisa mengambil langkah-langkah konkrit dalam upaya penguatan organisasi dan tentu mengoptimalkan upaya pembinaan dan prestasi terkait apa yang diinginkan dalam hal pengembangan olahraga barongsai di Indonesia dalam wilayah Kalbar. Harapan juga atlet kita bisa berkiprah di PON XXI di Aceh-Sumut,” ujarnya,

Sementara itu, Ketua Umum FOBI Kalbar Sugioto mengemukakan, ada agenda khusus yang telah disusun oleh FOBI Kalbar, disamping pengukuhan pengurus FOBI kabupaten kota, kedepan akan dilaksanakan pelatihan penjurian, permainan barongsai dan naga, berskala daerah, nasional dan internasional.
“Kedepan kita akan latih juri di daerah, sehingga kita tidak akan kekurangan lagi juri, biasanya ada pertandingan seperti ini tapi PB kekurangan juri. Jadi, kita bisa berkontribusi juga untuk nasional,” tandasnya.

Terkait Kalbar dipilih menjadi tuan rumah Pra PON FOBI untuk wilayah C diutarakan Rico sapaan akrabnya, akan dilaksanakan pada 26 sd 27 Agustus 2023 mendatang. Pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk turut mensukseskan Pra PON disamping dukungan penuh dari FOBI Pusat.
“Kita mendapat mandat dari PB FOBI, dalam waktu dekat kita akan lakukan sejumlah persiapan bagaimana tata kelolanya. Seperti kata pak asisten dan KONI, ini perlu biaya yang besar, tapi kita coba gali bagaimana mendapatkan sumber dana untuk Pra PON,” tutupnya.
