Lion Air Targetkan 1,8 Juta Wisatawan Setiap Bulan di Tahun 2019

0
20140109_092937

Meski tahun 2019 masih enam bulan lagi, namun Lion Air Group sudah memasang target untuk membawa wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) menikmati destinasi wisata yang ada di Indonesia. Target yang dipasang  maskapai berlogo singa itu yakni memboyong  sebanyak 1,8 juta perbulan wisnus atau wisman pada tahun 2019.

Penetapan target ini tak lepas dari kesiapan  dan jumlah armada,  sebanyak  332 pesawat yang dimiliki  Lion Air Group. Jumlah tersebut akan bertambah seiring akan datang  pesawat baru sebanyak 24 unit pada tahun depan

“Nanti di tahun depan akan tambahan 24 pesawat di tahun depan yang akan terbang di 20 destinasi wisata. Kalau dalam 1 hari okupansinya 80% atau 150 orang maka dalam 1 hari bisa mengangkut 3.000 penumpang sehingga dalam 1 bulan ada 1,8 juta wisatawan,” kata Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi  di sela-sela Rakornas Pariwisata ke-II tahun 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis, 26 Juli 2018.

Menurut Daniel selain kesiapan armada, sejumlah rute baru yang  dibuka Lion Air Group juga menjadi faktor pendukung tercapainya target mendatangan 1,8  juta wisnus dan wisman.  Ada 6 rute baru yang dinilai strategis dalam mendatang jumlah kunjungan wisman. Ke-6 rute itu yakni Silangit Sumatera Utara – Subang Malaysia,  Denpasar Bali – Beijing China, Denpasar Bali – Taiyuna China, Batam – Busan Korea, Batam – Incheon Korea, dan Batam – Cheong Ju Korea.

Untuk meningkatan jumlah wisatawan, pemerintah perlu menambah jam operasi bandara di Indonesia dan kapasitas slot bandara tujuan wisata

Selain itu, sambungnya, pengembangan dan pembangunan infrastruktur bandara baik pemda maupun swasta. Lalu perlu pembangunan bandara atau terminal berbiaya yang rendah yang berada di destinasi wisata terfavorite.

Pemberian promosi dan insentif kepada calon wisatawan dan pelaku bisnis saat low season juga diperlukan untuk meningkatkan jumlah wisatawan.

“Bandara di Pulau Nias 40% wisatawan asing, tapi mereka bandaranya tutup jam 2 siang sudah tutup sehingga minta extend dan lain-lainnya. Kami dibatasi 1 koridor yang tak bergerak. Penambahan jam pesawat di Indonesia diperlukan dan kapasitas slot. Diperkirakan tahun 2027 akan ada 800 pesawat, di 2035 ada 1000 pesawat Lion Group,” tutur Daniel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *