LPEI Siap Kucurkan Rp 1,5 Triliun Untuk Biayai Infrastruktur di KEK Mandalika
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank kini turut terlibat dalam mengurusi sektor pariwisata. LPEI akan menyalurkan pembiayaan infrastruktur dasar untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebesar Rp 1 triliun rupiah hingga Rp 1,5 triliun. Jika tidak ada hambatan, pembiayaan itu akan terealisasi pada semester I tahun ini.
Pembiayaan untuk infrastruktur di sektor pariwisata ini menjadi pembiayaan pertama yang dilakukan LPEI. UU No 2 tahun 2009 tentang LPEI menjadi payung hukum LPEI untuk terjun ke salah satu sektor non migas ini.
LPEI akan menjadi pionir dalam pembiayaan sektor jasa pariwisata dengan menyiapkan porsi pembiayaan sekitar Rp1 triliun – Rp1,5 triliun. Infrastuktur yang akan dikuncurkan dana dari LPEI ini antara lain jalan, jaringan listrik, dan pengolahan air di kawasan pariwisata
“Untuk membangun infrastruktur dasar di Mandalika sebenarnya dibutuhkan dana hingga Rp4,5 triliun. Kita dukung Rp1,5 triliun dan akan kita siapkan di semester I tahun ini,” kata Direktur Pelaksana I LPEI Dwi Wahyudi., beberapa waktu lalu.
Menuru Dwi, infrastruktur dasar merupakan hal penting dalam menggaet investor besar lainnya. Karena jika tidak ada infrastruktur dasar maka belum tentu para investor masuk ke wilayah tersebut. “Ini yang kita mulai agar membuka keran investasi yang katanya bisa sampai Rp45 triliun,” jelasnya.
Untuk pembiayaan ini, Dwi mengaku skema penugasan khusus ekspor atau National Interest Account (NIA). Pihaknya segera mengajukan usulan ini. Selanjutnya, dia menargetkan dana penugasan khusus dapat digunakan mulai semester I secara bertahap.
berharap pembiayaan ekspor pariwisata dapat dilakukan melalui sinergi BUMN di bidang pembiayaan. LPEI akan mengajak PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk turut menyalurkan pembiayaan pembangunanhomestay.
LPEI atau Indonesia Eximbank masuk ke sektor pariwisata bukanlah hal yang baru. Beberapa negara yang juga memiliki Eximbank juga masuk ke sektor tersebut. Seperti contoh Turkey Eximbank yang memberikan pembiayaan kepada agen perjalanan dan perusahaan penerbangan Turki untuk kegiatan promosi dan pemasaran. Jamaica Eximbank juga mendukung sektor pariwisata dengan memberikan pembiayaan. Nigerian Eximbank juga memberikan pinjaman langsung yang tersedia untuk membantu eksportir dengan menyediakan modal kerja atau fasilitas dana untuk pengadaan peralatan mencakup pula layanan konsultasi pariwisata.
