Manfaatkan Kunjungan Obama ke Indonesia, Kemenpar Akan Promosi Pariwisata di New York
Kabar kunjungan Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke Indonesia sudah terdengar luas di masyarakat. Kedatangan pria yang pernah bersekolah di SD Menteng Jakarta Pusat ini ke Indonesia hanya untuk menikmati destinasi wisata yang dimiliki Indonesia. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun membenarkan kedatangan Obama ke Indonesia itu.
Menpar menjelaskan, rencananya Obama akan tiba Indonesia pada akhir Juni nanti., untuk memenuhi undangan Diaspora Indonesia. Menpar mengakui diirnya sudah bertemu dengan Ketua Dewan Penasehat Indonesia Diaspora Network Dino Patti Djalal untuk membahas kunjungan Obama ke Indonesia.
“Iya betul, beberapa waktu lalu bertemu dengan Dino Patti Djalal untuk ikut bergabung menyambut Obama,” ungkap Arief, saat ditemu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 20 Juni 2017.
Meski sudah mengetahui informasi kedatangan Obama dari Diaspora, Namun Menpar tidak mau membocorkan terlalu banyak kedatangan Presiden ke 44 AS ke Indonesia kepada awak media.
“Apa yang ingin ditawarkan ke Obama, pasti yang punya nilai sejarah dan nostalgia dengannya, seperti Jakarta, Menteng, kemudian kemungkinan Bali,” kata Menpar.
Selain memberikan sedikit bocoran tempat mana saja yang akan dikunjungi Obama, Menpar juga akan menjadikan kunjungan Obama ini sebagai promisi destinasi wisata Indonesia di Times Square, Manhattan, New York.
Menurut Menpar, Times Square New York adalah tempat yang strategis. Pasalnya, setiap tahun setidaknya ada sekitar 24 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke sana.
“Jadi kita pasang di sana, bukan hanya attract 300.000 turis Amerika, tapi ada seluruh orang dunia itu berkumpul di sana,” kata Arief.
Promosi wisata dengan memanfaatkan momen-momen kunjungan tokoh penting dunia seperti Barack Obama juga pernah dilakukan oleh Kementerian Pariwisata.
Arief menyebut hal serupa pernah dilakukan ketika Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud berkunjung ke Indonesia.