Masjid Perahu Bakal Berdiri di Bantul
Dibangun diatas tanah berukuran 433 meter (14x 28), Masjid Ikonik As Sajadah punya corak arsitektur berbeda dari masjid kebanyakan di Kabupaten Bantul bahkan di DIY. Terbagi dalam dua bagian, lantai dasar difungsikan sebagai area parkir dan kantor pengelola masjid.
Sementara lantai atas sepenuhnya untuk tempat beribadah. Pembeda Masjid Ikonik As Sajadah dengan masjid di DIY adalah arsitektur bagian atap didesain replika perahu Nabi Nuh.
Ketua Panitia Pembangunan Iskandar, Minggu (26/5) menjelaskan, arsitektur masjid yang berada di Jalan Samas Km 23 Malangan Desa Srigading Kecamatan Sanden Bantul sangat unik dan kreatif. Desain masjid tersebut tidak bisa dilepaskan dari sejarah Islam. Bangunan itu juga sarat makna bagi umat Islam. “Yang unik dari masjid ini ialah bagian atap masjid kami desain replika perahu Nabi Nuh,” ujar Iskandar.
Dijelaskan, desain tersebut memang tidak bisa dilepaskan dari jejak sejarah Islam khususnya riwayat Nabi Nuh. Pesan yang akan disampaikan ialah ajakan bagi umat Islam untuk naik ‘perahu’ kebaikan. Karena pada masa Nabi Nuh, perahu tersebut menjadi penyelamat umat dari bencana alam.
Artinya replika perahu tersebut akan membawa umat Islam mendapatkan solusi ketika menghadapi persoalaan. Selain itu, umat Islam juga selalu mendapat rezeki dari arah manapun yang tidak diduga-duga.