Menag Yaqut: Nyepi Melatih Bakti dan Peduli
Pada 11 Maret 2024, umat Hindu di seluruh Indonesia merayakan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 dengan penuh kesederhanaan dan refleksi spiritual. Sebagai ungkapan penghormatan atas perayaan ini, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, secara tegas menyampaikan selamat Hari Suci Nyepi kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air.
Menurutnya, perayaan hari-hari penting seperti Nyepi bukan sekadar seremonial, namun merupakan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, memperdalam bhakti dan disiplin diri, serta memperkuat solidaritas antarsesama. Dalam konteks spiritual, Nyepi diartikan sebagai proses pencarian diri sejati dan peningkatan kesadaran spiritual.
“Makna Nyepi membawa berkah kedamaian, keharmonisan, dan kekeluargaan bagi umat Hindu dan bagi bangsa dan negara Indonesia,” kata Menteri Yaqut.
Nyepi tidak hanya sekadar hari diam, tetapi juga mengandung makna mendalam dalam upaya menyucikan alam semesta dan diri manusia. Rangkaian upacara seperti Melasti untuk membersihkan sumber mata air, dan Tawur Agung Kesanga untuk menjaga harmoni alam, merupakan wujud nyata dari nilai-nilai spiritual yang dijunjung tinggi dalam ajaran Hindu.
Menteri Yaqut juga mengajak seluruh umat beragama, tidak hanya umat Hindu, untuk merenungkan makna Nyepi dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Saya mengajak semua umat beragama, khususnya umat Hindu, untuk mendalami dan merenungkan kembali hakekat dan makna Hari Suci Nyepi agar kita dapat sepenuhnya melakukan introspeksi diri atau mulat sarira yakni sikap tidak saling menyalahkan dan tidak merasa paling benar,” tutur Menag
“Saya yakin, agama-agama yang ada di Indonesia sangat besar kontribusinya dalam membangun peradaban sejarah Indonesia baik secara sosial maupun kultural. Mari kita jaga, dan pelihara bersama keberagamaan yang ada di Indonesia sebagai wujud dharma bhakti kita kepada Bangsa dan Negara,” sambungnya
Dalam kerangka keberagaman Indonesia, Menteri Yaqut menekankan pentingnya menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari dharma bhakti kepada Bangsa dan Negara.
“Sekali lagi, selamat Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1946 bagi umat Hindu. Semoga kedamaian dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita semua,” tutupnya dengan doa, “Om Shanti, Shanti, Shanti Om”.