Mendorong Anak untuk Gemar Berolahraga
<p>Director and General Manager Herbalife Indonesia Andam Dewi (kanan) bersama Ketua yayasan CAGAR Deka Kurniawan (tengah) dan Direktur Rumah Autis Muhammad Nelwansyah (kiri) berbincang dengan anak-anak di rumah autis saat peluncuran program CASA Herbalife ke-2 di Rumah Autis Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/2). Sejalan dengan komitmen untuk mengkampanyekan dan memasyarakatkan gaya hidup sehat, Herbalife terus memperluas layanan dan menambah gerai sales center dan Quick Response Center di 12 kota di Seluruh Indonesia. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/25/02/2014</p>
Salah satu aspek positif dari berolahraga, di samping bermanfaat untuk kesehatan adalah bahwa berolahraga dapat menjadi hal yang sangat menyenangkan. Setiap anak yang menghabiskan waktu libur sekolah di luar rumah, bermain bola, bersepeda dan permainan lainnya pasti akan setuju dengan hal ini.
Namun, teknologi dan berbagai jenis hiburan lain akhir-akhir ini telah mengubah secara dramatis prilaku anak terutama dalam berkegiatan.
Director, Sport Performance and Education Herbalife Nutrition, Dana Ryan mengatakan bahwa kebiasaan berdiam di dalam rumah dengan ditemani internet dan gawai adalah kebiasaan yang sangat normal saat ini. Kita telah banyak permisif kepada kebiasaan sedentary lifestyle (gaya hidup dengan kurang aktivitas fisik) yang dijalani oleh anak-anak kita.
“Meski besar kemungkinan kita mengetahui risiko-risiko kesehatan yang akan dihadapi dengan kebiasaan ini” Ungkap Dana
Ryan Menambahkan, Dan ketika berbicara tentang anak-anak dan kebiasaan mereka berolahraga, maka telah banyak data yang menggambarkan. Salah satunya menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),
“saat ini ada 41 juta bayi dan anak kecil yang kelebihan berat badan atau obesitas di seluruh dunia. Jika tren ini terus berlanjut, jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi 70 juta pada tahun 2025” Imbuh Dana
Mari memulai membuat anak-anak kita beraktivitas di luar ruangan dan berolahraga. Semakin muda anak-anak Anda terbiasa melakukan aktivitas fisik dan kebiasaan mengkonsumsi nutrisi yang baik, semakin besar kemungkinan hal tersebut menjadi kebiasaan seumur hidup mereka.
