Cinema

Menegangkan, Ini 5 Film Horor Indonesia yang Tayang pada Mei 2024 di Bioskop

Industri perfilman Indonesia terus melahirkan film-film menarik. Pada Mei 2024, ada banyak film Indonesia yang dirilis di bioskop dengan berbagai genre, salah satunya adalah horor. Genre satu ini menjadi favorit banyak orang karena alur ceritanya yang menyeramkan, menegangkan, dan membuat bulu kuduk merinding.

Dari sekian banyaknya film horor Indonesia yang tayang di bulan Mei 2024, berikut beberapa rekomendasi film horor yang wajib ditonton.

Vina: Sebelum 7 Hari

Film Vina: Sebelum 7 Hari merupakan film yang diangkat dari kisah nyata. Film ini mengisahkan kematian tragis seorang perempuan berusia 16 tahun asal Cirebon, yakni Vina pada tahun 2016 silam.

Pada saat itu, ia ditemukan tewas bersama sang kekasih bernama Eky. Awalnya, pihak keluarga mengira Vina tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, pihak kepolisian menemukan hal-hal yang janggal saat melakukan penyelidikan.

Sementara itu, salah satu sahabat korban, Linda, menghubungi keluarga Vina enam hari setelah peristiwa tersebut. Ia mengaku mendapat bisikan dari arwah Vina yang menceritakan secara detail peristiwa tersebut. Lantas, bagaimana kronologi peristiwa tersebut? Saksikan di bioskop pada 8 Mei 2024.

Do You See What I See: Cerita Horor Episode #64 “First Love”

Film Do You See What I See: Cerita Horor Episode #64 “First Love” merupakan film horor Indonesia yang diangkat dari podcast yang berjudul sama. Film ini mengadaptasi episode 64 berjudul First Love, di mana menceritakan seorang mahasiswi bernama Vey memutuskan untuk kos. Ia pun bertemu dan tinggal bersama dengan Mawar.

Suatu hari, Mawar bercerita bahwa ia memiliki seorang pacar bernama Restu yang merupakan first love­-nya. Namun, Vey merasa curiga sebab Restu selalu mengunjungi Mawar pada pukul setengah sebelas malam. Siapa sangka, Restu bukanlah seorang manusia, melainkan pocong. Saksikan film Do You See What I See: Cerita Horor Episode #64 “First Love” di bioskop pada 16 Mei 2024.

Temurun

Setelah meninggalnya sang ibu akibat kelalaian Sena, Dewi dan Sena dijemput oleh ayah mereka untuk tinggal bersama di kota dan mewariskan perusahaan produksi daging milik keluarga.

Setibanya di rumah, Dewi dan Sena bertemu dengan nenek kandung mereka bernama Gayatri. Mereka kemudian diberikan pekerjaan, yakni Sena pada bagian produksi daging dan Dewi pada bagian administrasi.

Seiring berjalannya waktu, Dewi menemukan sedikit kenyamanan di neneknya, sementara Sena terus berusaha mendapatkan kasih sayang ayahnya. Suatu hari, Sena mendapatkan tanda-tanda pesugihan iblis, ia pun mencoba mengajak Dewi kabur. Namun, Dewi menolak karena dibutakan oleh kehidupan barunya. Film Temurun ini akan rilis di bioskop pada 30 Mei 2024.

Possession: Kerasukan

Film Possession: Kerasukan bercerita tentang seorang pria bernama Faris yang baru pulang dari tugasnya sebagai tentara. Namun, istrinya bernama Ratna mengajukan perceraian. Faris pun mencari berbagai kemungkinan yang membuat istrinya meminta cerai, termasuk dugaan perselingkuhan.

Setelah diselidiki, Faris menemukan sesuatu yang lebih menyeramkan dari yang diduga. Film Possession: Kerasukan merupakan adaptasi resmi dari film horor Perancis berjudul Possession dan akan tayang di bioskop pada 8 Mei 2024.

Malam Pencabut Nyawa

Film horor Indonesia selanjutnya adalah Malam Pencabut Nyawa yang akan diangkat ke layar lebar pada 22 Mei 2024.

Film ini bercerita tentang seorang remaja bernama Respati yang kerap bermimpi buruk, bahkan salah satu mimpinya terjadi di kehidupan nyata. Melalui temannya bernama Wulan, Respati diberitahu bahwa ia punya kemampuan untuk masuk kea lam mimpi dengan kesaadran penuh. Namun, kemampuannya ini justru menjadi incaran sosok arwah misterius yang membunuh sejumlah korban.

Semenjak itu, Respati bersama Wulan dan sahabatnya bernama Tirta, mencoba mencari tahu hubungan antara mimpi dan rentetan kematian yang terjadi sebelum ada korban selanjutnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button