Menkeu Sebut Peringkat Kemudahan Berusaha di Indonesia Terus Meningkat

0
images (39)

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak masyarakat untuk menelurkan ide, gagasan dan inovasi untuk meningkatkan persaingan global. Dalam lima tahun terakhir peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) Indonesia meningkat pesat.

Menurut Menkeu kondisi itu harus dipertahankan dan ditingkatkan. Peringkat EoDB yang dimiliki Indonesia yang semakin baik merupakan bukti bahwa  Pemerintah memenuhi apa yang inginkan  para pelaku usaha.

“Saat ini peringkat EoDB kita berada di posisi 73, biasanya di atas 100,” kata Menkeu ketika mengisi materi seminar di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Menkeu menyebut Indonesia kini sudah banyak perubahan dan perbaikan terkait perizinan berusaha. Indeks persaingan Global yang dirilis Bank Dunia menjadi salah satu indikator bahwa Indonesia benar-benar memperhatikan apa yang dikeluhkan pengusaha.

Selain itu, Bank Dunia juga mengeluarkan catatan penilaian indeks kemudahan dalam berusaha di mana indikatornya adalag lingkungan bisnis yang mudah dan lancar.

Menkeu menjelaskan bahwa persaingan global dapat ditingkatkan dengan banyaknya ide-ide, serta inovasi dari masyarakat. Hal tersebut harus didukung dengan adanya ketersediaan infrastruktur yang memadai, khususnya kelistrikan.

“Bagaimana bisa masyarakat menggali ide kalau tidak ada kelistrikan yang memadai kan? makanya harus didukung juga Kementerian ESDM, agar pengembangan ide bisa digali lebih jauh dari internet,” kata Menkeu.

Menkeu tak lupa, untuk selalu mengingatkan kepada Kementerian dan Lembaga akan penting sinergitas untuk menguatkan program-program untuk meningkatkan daya saing global.

Menurut Menkeu, kemudahan dalam berusaha merupakan hal yang penting. Dengan adanya kemudahan, maka ide-ide anak muda akan mudah terealisasi tanpa kendala.

Masyarakat yang memiliki ide, merupakan komponen penting suatu negara yang efisien. Sri Mulyani melanjutkan, ide-ide tersebut harus bisa direalisasikan dengan usaha sekecil mungkin, maka hal pendukung pengembangan ide harus disediakan pula oleh pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *