BusinessDestinationEconomicHeadline NewsTourism

Menpar Arief Kritik Perizinan Investasi Pariwisata di Daerah

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengkritik soal perizinan investasi pariwisata di daerah yang berlarut-larut.  Menpar menilai lamanya proses prizinan  investasi di daerah membuat Indonesia mengalami kemunduran.

Jika ini terus dilakukan maka tidak menutup kemungkinan peringkat pariwisata Indonesia akan terjun bebas.  Lembaga dunia yang mengurusi soal bisnis pariwisata menempatkan Indonesia di posisi 63 dari 140 negara. Posisi ini dianggap Menpar masih kurang maksimal. Karena itu, Menpar menyarankan agar diperbanyak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang pelayanan soal perizinan invetasinya hanya dilakukan melalui satu pintu.

“Kita itu dikenal suka melempar –lempar orang izin dari satu meja ke meja yang lain. Kalian jangan mengelak itu adalah kenyataan.  Nah saya harapkan di dalam ekonomi khusus hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena disana ada one stop service pelayanan terpadu satu pintu. Saya juga memberikan solusi tidak hanya memberikan auto kritik kepda bangsa sendiri namaun ada solusi juga,” kata Menpar usai menjadi pembina upacara HUT Kemerdekaan RI  ke-72 di Kementerian Pariwisata, Kamis, 17 Agustus 2017.

Menpar menilai  tidak semua membuat KEK harus membutuhkan waktu yang lama, Menpar mencontohkan KEK Tanjung Kelayang yang dalam tiga bulan kedepan sudah dapat beroperasi.

“Saya bisa buktikan dengan KEK contohnya di Tanjung Kelayang Belitung itu dalam waktu tiga bulan KEK nya jadi dan dalam waktu enam bulan sudah groundbreaking. Rekan-rekan bayangkan dengan KEK yang terjadi  yang terjadi di Nusa Dua itu perlu waktu 20 tahun, KEK  yang terjadi di Mandalika, Tanjung Lesung Banten itu lebih dari 20 tahun,” ujar Menpar.

Karena itu Menpar berharap ada keinginan yang kuat bagi kepala daerah untuk mempromosikan daerah sebagai KEK pariwisata. Pasalnya dengan KEK pariwisata,  investasi mudah didatangkan dan  pertumbuhan ekonomi dapat meningkat termasuk pariwisata.

“Inilah solusi terbaik yang bisa kita ambil. Saya sarankan setiap kabupaten dapat dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus, kalo anda ingin benar-benar ingin bersaing, para gubernur para bupati anda harus punya KEK,”  tutup Menpar.

 

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button