Menpar Arief Yahya Kembali Raih Men’s Obsession Award 2017

0
menpar dapat penghargaan

Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali meraih gelar Men’s Obsessikn Award 2017 sebagai Best Individual Achievers untuk kategori Birokrat. Penghargaan ini merupakan penghargaan ketiga secara berturu yang diterima mantan direktur Telkom itu.

Menpar mengatakan penghargaan ini semata-mata bukan untuk dirinya, melainkan untuk seluruh tim di Kementerian  Pariwisata yang saat ini sedang bertransformasi dari PNS menuju corporate.

“Saya sedang membangun budaya kerja ataucorporate culture dengan tagline WIN-Way, Wonderful Indonesia Way. Tiga S yakni solid, speed dan smart di lingkungan Kemenpar. Penghargaan di 2017 ini akan menaikkanconfidence level kami,” katanya.

Berdasarkan catatan yang dihimpun redaksi El John news, Menpar berhasil mengangkat branding Wonderful Indonesia naik 100 peringkat sepanjang tahun 2015 dan saat ini berada di posisi 47 yang sebelumnya bercokol di posisi 159. Posisi 47 yang diraih Wonderful Indonesia berada diatas Truly Asia Malaysi yang hanya bertengger di posisi 96 dan Amazing Thailand yang menempati posisi 83.

Di sektor pemasaran, kementerian yang diremote Arief Yahya juga berhasil menaikkan jumlah wisman, dari 10,4 juta di 2O15 menjadi 12.023.971 di 2O16

Kini Kementerian yang digawangj Arief ini, sedang bekerja keras untuk menaikan branding 10 Destinasi Prioritas atau yang disebut “Balu Baru”.

Awarding ini dihelat Obsession Media Group(OMG). Media yang punya pengaruh dan punya spesifikasi mengeksplorasi profile dan reputasi tokoh-tokoh nasional.

Penghargaan ini sudah berjalan 13 tahun, sejak 2004-2017. Sebelum menentukan individu yang berhak mendapatkan penghargaan ini, OMG telah  memonitoring terhadap tokoh-tokoh yang tergolong achievers, dari mulai pebisnis, menteri, politkus. Pribadi yang punya program dan selalu ingin mencapai lebih, memiliki sasaran jelas dan terukur, serta menyimpan obsesi-obsesi besar ke depan.

Nama-nama pemenangnya muncul lewat proses seleksi ketat. Semua mengacu pada riset yang dilakukan Indonesia Research and Survey (IReS). “Terima kasih atas kepercayaan ini,” kata Arief Yahya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *