DestinationHeadline NewsTourism

Menpar Tinjau Pembangunan Hotel Sheraton di KEK Tanjung Kelayang

Kunjungan kerja Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ke Belitung, benar-benar dimanfaatkan oleh Menteri asal Banyuwangi untuk memastikan  industri pariwisata di Belitung bekerja dengan baik untuk mendukung pengembangan pariwisata di wilayah ini. Pembangunan Hotel Sheraton di KEK Tanjung Kelayang, menjadi salah satu tempat yang dikunjungi Menpar, Senin, 29 Oktober 2018.

Saat meninjau Menpar didampingi antara lain, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti dan Putri Pariwisata Indonesia 2018, Gabriella Patricia Mandolang.

Hotel Sheraton merupakan salah satu investasi yang ada di KEK Tanjung Kelayang. Pembangunan hotel ini, ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018 mendatang. Hotel ini pun disebut-sebut sebagai Hotel Sheraton termewah di Indonesia.

Seperti diketahui, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah No. 6 tahun 2016 pada tanggal 15 Maret 2016, dengan kegiatan utama Pariwisata.

KEK Pariwisata Tanjung Kelayang terletak di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, yang merupakan salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas nasional. Berdiri dilahan seluas 324,4 hektar, kawasan ini memiliki pantai berpasir putih dan gugusan berbatuan granit yang beraneka ragam. Mengusung konsep pengembangan pariwisata yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, KEK Tanjung Kelayang diharapkan dapat menarik minat investor dan kedepannya mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

KEK Pariwisata Tanjung Kelayang pada tahun 2017 telah menerima suntikan investasi senilai Rp 14,1 triliun dari tiga investor asing. Tiga investor asing tersebut adalah Sheraton, Sofitel dan China Harbour.

Kerjasama pertama dijalin antara PT Belitung Pantai Intan dengan China Harbour Engineering Company, yang akan melakukan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang. Adapun perkiraan nilai investasi sebesar USD1 miliar atau senilai Rp 13,3 triliun (kurs Rp13.300 per USD).

Nota kesepahaman kedua dilakukan antara PT Hypatia Karya Pratama dengan PT Accor Asia Pacific. PT Accor Asia Pacific Corporation Indonesia bermaksud membangun Sofitel Hotel and Resort di KEK Tanjung Lesung dengan rencana investasi sebesar Rp 400 miliar.

Adapun perjanjian ketiga, nota kesepahaman investasi disepakati antara PT Setra Gita Nusantara dengan Starwood Asia Pacific Hotels and Resorts. Starwood Asia Pacific Hotels and Resorts akan membangun Sheraton Hotel di kawasan dengan rencana investasi sebesar Rp 418 miliar. Dengan begitu, jumlah nilai investasi yang disepakati adalah senilai Rp 14,1 triliun. (Sumber Kemenpar)

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close