Menparekraf Pastikan Pembangunan Lima Destinasi Super Prioritas Dipercepat

0
GAMBAR_3_046f39d062

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan di Bali, Minggu (27/12/2020). Pertemuan ini digelar untuk mempertajam kinerja sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.

Dalam pertemuan itu, Sandi mengatakan dirinya diharapkan Luhut, dapat bergerak cepat melakukan konsolidasi secara internal maupun eksternal dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata  yang sedang lesu akibat Covid-19

“Kita harus bergerak cepat, team work harus betul-betul diperkuat untuk dapat mengatasi pandemi sekaligus upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga.

Tak hanya itu, secara khusus, Luhut juga meminta Sandiaga untuk fokus dalam pembangunan 5 Destinasi Super Prioritas. Untuk pembangunan di destinasi tersebut, Kemenparekraf harus segera mempersiapkan segala hal yang belum terpenuhi, termasuk fasilitas yang dibutuhkan.

Terkait permintaan ini, Sandiaga menegaskan akan segera melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna memastikan penyiapan berbagai infrastruktur.

“Saya diminta langsung untuk melakukan koordinasi, karena penyiapan infrastruktur serta sarana dan prasarana penunjang lainnya harus dipastikan tereksekusi dengan baik,” ujarnya.

Pembangunan dan pengembangan 5 destinasi super prioritas bukan hanya aspek infrastruktur saja, namun yang perlu diperhatikan juga adalah memikirkan bagaimana mengembangkan  produk ekonomi kreatif di 5 destinasi itu, seperti kuliner, fesyen dan lain-lain. Mengangkat   produk ekonomi kreatif menjadi arahan Presiden,  yang menginginkan agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif harus jalan beriringan, temasuk membuka lapangan pekerjaan.

“Labuan Bajo sudah menjadi destinasi investasi yang cukup seksi, begitu juga dengan destinasi lainnya seperti Borobudur, juga Mandalika yang harus kita lakukan persiapan dalam penyelenggaraan Moto GP,”  kata Sandiaga.

Serta yang tidak kalah penting adalah kesiapan sumber daya manusia dimana nantinya Kemenparekraf/Baparekraf akan berkolaborasi dengan Kemendikbud. “Sesuai diskusi saya dengan Presiden Joko Widodo sebelumnya, kita harus persiapkan 5 Destinasi Super Prioritas, harus kita lengkapi fasilitas. Di tengah keterbatasan akibat COVID-19 ini kita harus banyak berkolaborasi,” kata Sandiaga.

Pada kuartal pertama 2021, sebanyak 120 juta vaksin untuk COVID-19 bakal tersedia sehingga diharapkan dapat tercipta kekebalan komunitas atau herd immunity. Namun sebelum itu, yang menjadi fokus saat ini adalah menggarap potensi wisatawan nusantara sebesar 55 juta dari kelas menengah untuk dimaksimalkan.

“Diharapkan pada kuartal pertama vaksin sudah mulai masuk dan Pak Menkes yang baru serta timnya akan mampu mengeksekusi dengan baik. Jadi kembali lagi, penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin harus dapat terus dijalankan,” kata Sandiaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *