Mentan Dorong Kabupaten Barru Jadi Sentra Beras Nasional

0
mentan-menghadiri-panen-padi-di-desa-lawallu

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi tekad Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sumsel) dalam mengembangkan sektor pertanian. Atas tekad iini, Kabupaten Barru sukses meraih panen  padi yang dapat membantu pemenuhan kebutuhan beras masyarakat Sumsel, maupun nasional.

Terkait hal tersebut, Mentan pun mendorong Kabupaten Barru menjadi penyuplai kebutuhan besar, khususnya pada saat bulan Ramadhan maupun Lebaran.

“Saya datang kesini hanya ingin memastikan saja bahwa pertanian di Kabupaten Barru berjalan maksimal. Alhamdulillah, secara nasional produktivitas kita semakin hebat. Dan insyaa Allah panen ini cukup sampai Agustus mendatang,” ujar Mentan saat menghadiri panen padi bersama musim tanam (MT) 2020/2021 di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, belum lama ini.

Mentan tidak meragukan lagi potensi yang dimiliki Kabupaten Barru untuk sektor pertaniannya. Sektor ini, menjadi sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Barru karena didukung dengan tanah yang subur. Selain itu, Kabupaten Baruu juga mampu menjadi wilayah penyangga karena dikelilingi persawahan dan perkebunan.

“Teorinya sederhana, kalau kau mau punya uang banyak di depan mata, ya turunlah kau ke pertanian. Kenapa,? sebab pertanian selalu dibutuhkan. Pertanian itu tidak pernah rugi, apalagi kalau kita bisa mengurusnya. Barru adalah kabupaten subur,” katanya.

Bupati Barru, Suardi Saleh menjelaskan bahwa Kabupaten Barru saat ini terus mengalami peningkatan luas tanam. Peningkatan tersebut umumnya merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

“Luas tanam padi 2020 se Kabupaten Barru 18.718 hektar, melibatkan 731 kelompok tani dan 18.275 petani. Adapun di tahun 2020, produksi beras 2020 sebesar 75.789 ton dengan angka konsumsi berasnya 20.054 ton,” katanya.

Menurut Suardi, Kementan tercatat telah mengalokasikan bantuan pupuk subsidi sebanyak kurang lebih 10 ribu dan benih unggul bersertifikat sebanyak 100 ribu. Belum lagi adanya bantuan Alsintan dan biaya Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian.

“Totalnya kurang lebih 4 miliar. Alhamdulillah Kabupaten Barru ini masuk 5 besar kontribusinya terhadap pangan di Sulawesi Selatan. Saat ini juga Kabupaten Barru memiliki program yang kami usung yakni modernisasi pertanian. Karena itu kami butuh Kementan untuk menguatkan kelembagaan, regulasi dan dukungan alsintan yang lebih besar lagi,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Makkatutue Kabupaten Barru, Aslama, mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kehadiran Mentan Syahrul ditengah-tengah kegembiraan para petani dalam menyambut panen raya 2021.

“Saya mewakili petani mengucapkan beribu-ribu terimakasih atas kebaikan Pak Menteri yang telah menyalurkan bantuan dan mau hadir memberi saran masukan ditengah-tengah kita yang sedang panen raya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *