Nadya Wijaya Dukung Gerakan Lingkungan Resikkeun Jabar 2025

0
WhatsApp Image 2025-12-01 at 07.02.46

Nadya Wijaya, Putri Bahari Indonesia 2025, hadir dalam kegiatan Ressikeun Jabar pada 29 November 2025. Kedatangannya disambut hangat oleh warga yang mengikuti gerakan kebersihan tersebut. Sejak awal acara, Nadya tampak aktif dan terlibat dalam setiap rangkaian kegiatan.

Dalam wawancara singkat, Putri Binaan Yayasan El John Indonesia juga menyampaikan dorongan yang membuatnya ingin bergabung dengan gerakan ini. Ia merasa bahwa kampanye lingkungan perlu dihidupkan melalui aksi nyata.

“Motivasi terbesar mengikuti Resikkeun Jabar tahun ini karena visi nya sangat mulia dan membuktikan bahwa kepedulian pada lingkungan tidak perlu dimulai dengan hal besar melainkan langkah sederhana: turun ke jalan, memungut sampah, dan menjaga kebersihan bersama,” katanya.

Nadya berharap generasi muda Jawa Barat terus menjaga kepedulian terhadap lingkungan. Ia ingin memberikan contoh bahwa rasa cinta terhadap bumi dapat muncul dari hal kecil yang dilakukan bersama-sama. “Membersihkan lingkungan adalah tugas kita bersama sebagai warga. Resikkeun Jabar menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bumi yang kita pijak,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, Nadya bergerak di antara warga dan relawan. Ia memungut sampah, berbincang dengan masyarakat, dan ikut menghidupkan suasana sepanjang jalur acara. “Dalam acara Resikkeun Jabar saya melakukan hal-hal sederhana seperti memungut sampah di jalanan bersama warga. Di acara puncak ini juga turut berolahra zumba dan menyapa masyarakat sampai menari jaipong bersama anak-anak,” tuturnya.

Aksi menari jaipong bersama anak-anak menjadi salah satu momen yang paling mencuri perhatian. Banyak warga yang mengabadikan kebersamaan itu karena menghadirkan nuansa budaya yang menyenangkan. Nadya mengatakan bahwa perpaduan lingkungan dan budaya memberi nilai kuat pada kegiatan tahun ini.

Sebelum hari pelaksanaan, Nadya mengikuti proses persiapan yang cukup padat. Ia membantu penyebaran informasi melalui media sosial dan beberapa komunitas. “Selama persiapan yang paling berkesan adalah turut menyebarkan luaskan dan mengkampanyekan kegiatan ini seluas-luasnya,” ungkapnya.

Ia juga menyusun sejumlah materi sosialisasi untuk memperkuat pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Proses ini membuatnya semakin memahami bahwa gerakan lingkungan membutuhkan komunikasi yang berkelanjutan. “Langkah-langkah konkret dan persiapan bahan sosialisasi mengenai lingkungan juga sangat berkesan,” tambahnya.

Kegiatan Ressikeun Jabar 2025 berlangsung meriah hingga penutupan acara. Para peserta tetap antusias mengikuti seluruh agenda yang dirancang panitia. Kehadiran Nadya memberikan warna baru dan meningkatkan semangat masyarakat untuk ikut terlibat.

Menjelang akhir acara, Nadya mengutarakan harapan yang ingin ia bawa setelah mengikuti kegiatan ini. Ia ingin masyarakat terus bergerak menjaga kelestarian bumi dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Semoga inisiatif untuk menjaga lingkungan akan terus ada dan tidak pernah lelah mengajak satu sama lain untuk turut menyelamatkan bumi kita. Karena bumi kita adalah rumah dan masa depan kita bersama,” ucapnya.

Ressikeun Jabar tahun ini meninggalkan pesan bahwa kerja bersama mampu membangun perubahan. Kolaborasi berbagai pihak menghadirkan energi positif yang terasa hingga seluruh sudut kegiatan. Harapan besar muncul agar gerakan ini terus hidup dan menginspirasi daerah lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *