Ni Wayan Rosalie Raih Gelar Putri Desa Wisata Indonesia 2025, Siap Promosikan Potensi Desa ke Tingkat Nasional
Malam Grand Final ajang Putri Pariwisata Indonesia 2025 yang digelar di Multifunction Hall Kemenko 3, Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi panggung bersejarah bagi Ni Wayan Rosalie Putri Matschiske. Perwakilan dari Bali ini berhasil menyabet gelar Putri Desa Wisata Indonesia 2025, sebuah prestasi yang membanggakan sekaligus membuka jalan baginya untuk mengangkat potensi desa-desa wisata yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.
Ajang ini merupakan bagian dari EL JOHN Pageant Festival 2025, yang mempertemukan finalis dari berbagai daerah di Indonesia dalam empat kategori pemilihan, Putri Kampus Indonesia 2025, Putri Bumi Indonesia 2025, Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025 dan Putri Pariwisata Indoneisa 2025.
Kepada tim liputan EL JOHN Media , Rosalie mengungkapkan rasa syukur dan haru karena mampu melewati tahapan kompetisi yang ketat hingga meraih gelar nasional.
“Tentunya saya sangat bersyukur dan lega karena telah menyelesaikan Grand Final ini. Dukungan mama saya luar biasa, begitu juga tim dan sponsor yang telah bekerja keras di balik layar. Ini bukan hanya pencapaian saya, tapi juga mereka semua,” ungkap gadis cantik kelahiran Denpasar, 16 Juli 2007 ini.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada tim official dan komunitas yang telah mendampingi perjalanannya, seperti tim Ning Ayu dan fotografer serta MUA yang terlibat dalam persiapan menuju ajang nasional.
Misi: Promosikan dan Perkuat Desa Wisata
Rosalie menyampaikan bahwa perannya sebagai Putri Desa Wisata Indonesia 2025 bukan hanya simbolik, melainkan amanah untuk mengangkat dan memperkuat desa wisata di Indonesia, terutama yang masih belum dikenal luas oleh publik.
“Saya ingin mempromosikan desa-desa terpencil agar bisa lebih dikenal masyarakat luas. Banyak desa wisata memiliki potensi luar biasa, tapi belum tereksplor secara maksimal,” ujarnya.
Ia melihat media sosial sebagai sarana utama untuk menyebarluaskan informasi dan mempromosikan potensi lokal secara cepat dan masif.
“Saya percaya media sosial adalah platform tercepat untuk menyampaikan informasi, apalagi bagi generasi muda yang aktif secara digital. Dari situ, informasi bisa viral dan membantu pertumbuhan desa wisata,” tegasnya.

Fokus pada Penguatan Masyarakat Lokal
Bagi Rosalie , pembangunan desa wisata tak cukup hanya dengan infrastruktur dan promosi. Kunci utamanya adalah penguatan masyarakat lokal. Menurutnya, warga setempat harus menjadi ujung tombak dalam menjaga, mengelola, dan memajukan potensi wisata yang ada.
“Saya ingin menguatkan peran masyarakat lokal. Mereka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan desa wisata. Mulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, hingga memahami cara menyambut wisatawan dengan baik,” jelasnya.
Rosalie yang pernah meraih runner up I Duta Pariwisata Bali 2024 ini, menyatakan tekadnya untuk turun langsung ke lapangan, mengunjungi berbagai desa wisata di seluruh provinsi di Indonesia jika diberikan kesempatan.
“Saya ingin keliling ke 32 provinsi, mengeksplor desa-desa wisata dan membantu mempromosikannya. Ini tugas besar, tapi saya siap melaksanakannya dengan sepenuh hati,” ujar Rosalie dengan antusias.

Apresiasi untuk Yayasan EL JOHN Indonesia
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Yayasan EL JOHN Indonesia dan Ketua Umumnya, M. Johnny Sugiarto, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Putri Desa Wisata.
“Terima kasih kepada Bapak M. Johnny Sugiarto yang sudah mempercayai saya. Ajang ini bukan ajang biasa, tapi wadah nyata untuk membentuk generasi muda yang siap membawa perubahan,” katanya.
Dengan latar belakang yang kuat, pengalaman di dunia pageant, dan visi yang jelas terhadap pengembangan desa wisata, Ni Wayan Rosalie Putri Matschiske bukan sekadar pemenang kontes kecantikan. Ia adalah duta muda yang siap membawa perubahan konkret di dunia pariwisata berbasis desa, dan menjadi penggerak bagi anak muda lainnya untuk mencintai dan memajukan potensi lokal Indonesia.
