#nobrandplant dan Park 5 Simatupang Berkolaborasi Selenggarakan Kelacotan

0
WhatsApp Image 2020-12-18 at 12.28.08

Bercocok tanam menjadi salah satu kegiatan yang saat ini sedang  digandrungi banyak kalangan. Aktivitas yang berhubungan dengan tanaman ini juga menjadi solusi untuk mengisi waktu di rumah akibat pandemi Covid-19. Kondisi itulah yang dirasakan dua anak muda, yang kini sukses menciptakan serum tanaman #nobrandplant.

Mereka adalah seorang pemuda smart dan berwawasan luas yakni Primus Hans dan rekannya, seorang anak muda yang enerjik dan nyentrik  Asoka Remadja.

Kedua anak muda berbakat ini memiliki tujuan mulai yakni ingin berbagi ilmu bercocok tanamnya kepada masyarakat. Tak disangka, langkahnya untuk berbagi ilmu pun dipermudah, dengan hadirnya salah satu hotel di kawasan Simatupang, Jakarta Selatan yakni Park 5 Simatupang.

Berbicara penghijauan, hotel yang  satu ini jagonya Hal ini terbukti sejak awal Park 5 Simatupang, baik di luar maupun di dalam ruangan terdapat banyak tanaman yang terlihat segar-segar sehingga enak dipandang mata.

Pada Kamis (17/12/2020),  #nobrandplant menyelenggarakan kelas bercocok tanam “Kelacotan”di Park 5 Simatupang.  Untuk menyukseskan acara ini,  #nobrandplant menggandeng“K.L.E.I” sebuah UKM (Usaha Kecil Menengah) yang menangani pembuatan sampai dengan pemasaran kerajinan tanah liat.

Dalam kelas ini, Primus dan Asoka bergantian menjelaskan kepada para peserta  di antaranya mengenai cara membagi tanaman yang lebat ke beberapa pot.  Cara bercocok tanam ini yang dilakukan Primus dan Asoka ini, tentu dengan menggunakan serum tanaman dari #nobrandplant. Apa yang disampaikan Primus dan Asoka mendapat antusias dari peserta. Tidak sedikit peserta yang bergantian bertanya.

Primus Hans tak menyangka kelas  cocok  tanam yang digagasnya ini mendapat antusias dari para peserta. Pasalnya Primus bukanlah orang yang berlatar belakang sarjana pertanian. Ia dan Asoka mencoba berlajar bercocok tanam hanya untuk mengisi waktu luang di tengah pandemi. Namun karena ketekunan,  keduanya sukses membuat serum tanamanan #nobrandplant yang kini banyak dicari para pecinta tanaman.

“Sebenarnya ekspetasi kita tidak seantusias ini, jadi pas banget momentum pandemi orang mulai tanam, orang mulai coba hobi baru, nah dari situ kita kaya bisa kembangin, kaya produk per produk yang kita taruh kita pikirin jadi kendala kita itu apa ya. Jadi orang perlu apa untuk tanam kita bantuin lewat produk-produk kita sih,”  kata Primus.

Asoka juga terkejut melihat serum tanaman #nobrandplant menjadi incaran,  bahkan banyak dijual kembali dengan harga fantastis. Untuk menyiasatinya, pembelian pun dibatasi baik online maupun offline.

“Untuk online masing-masing hanya boleh beli dua, offline cuma bisa beli satu serum di karenakan banyak banget yang pengepul. Beli di offline 75 ribu, beli di online 59 ribu dijual 300 sampai 400 ribu,” sebut Asoka.

Sementara itu General Manager Park 5 Simatupang Oka Maruka mengatakan kerja sama dengan #nobrandplant membantu pendapatan Park 5 Simatupang.

“Adanya #nobrandplant juga jujur membantu F&B kita secara pendapatan ataupun revenue. Karena apa, karena dibikin satu paket kalau beli produk #nobrandplant, dia harus juga kita punya produk F&B, baik  itu bavarage and meals-nya,” ujar Oka.

Park 5 Simatupang sangat peduli dengan penghijauan dan bahkan dengan hijaunya,  disetiap sudut ruangan bahkan di balkon kamar dikelilingi dengan tanaman yang menjuntai yang bertujuan untuk memanjakan para tamu dengan pemandangan hijau itu sendiri. Sehinggamereka yang menginap merasabukan berada di Jakarta, karenaPark 5 Simatupangmenciptakansuasana rileks dari hiruk pikuknya Megapolitan Jakarta.

Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 sendiri Park 5 Simatupangmanagement melakukan berbagai aksi preventif, langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkunganPark Simatupang sehat aman untuk seluruh tamu dan staff.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *