Pameran Otomotif IIMS 2020 Resmi Ditunda
Setelah sebelumnya merasa yakin bahwa International Motor Show (IIMS) 2020 akan berjalan sesuai dengan jadwal, PT Dyandra Promosindo akhirnya memutuskan menunda pameran otomotif Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2020. Langkah ini dilakukan menanggapi semakin meluasnya dampak virus corona atau covid-19 di Indonesia dan global.
Pihak Dyandra Promosindo telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dan pemegang otoritas dalam penyelenggaraan kegiatan pameran. Dyandra Promosindo juga menerima saran dari partner, sponsor dan calon peserta IIMS 2020.
Atas dasar itu, melalui surat resminya kepada peserta pameran dan media, PT Dyandra Promosindo menyatakan IIMS 2020 yang seharusnya berlangsung pada 9-19 Maret 2020 di JIXpo Kemayoran, Jakarta, ditunda.
“Semula kami optimis bahwa dampak pandemi Covid-19 akan perlahan-lahan menyurut. Bangsa kita perlu aktivitas bisnis, produk otomotif butuh berjualan, artisan dan komunitas otomotif perlu wadah berkumpul dan unjuk talenta. Namun perkembangan hari demi hari justru ke arah sebaliknya. Pasien terjangkit pandemi Covid-19 semakin bertambah, sekolah kini diliburkan, sejumlah tempat umum dan hiburan ditutup sementara, karyawan juga sudah banyak yang bekerja secara remote. Sehingga, bersama dengan pemerintah dan stakeholders lainnya, kami yakin penundaan adalah langkah terbaik dan bijak di saat sulit ini,” ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo dalam keterangan resminya.
Bersamaan dengan itu, rangkaian IIMS regional di kota Makassar yang dijadwalkan pada 15-19 April 2020 di Celebes Convention Center (CCC) juga ditunda penyelenggaraannya dengan pertimbangan serupa.
Meski terjadi penundaan pameran, Kohen begitu sapaan akrabnya, berharap kondisi seperti sekarang ini tidak berkepanjangan. Supaya semua aktivitas dan bisnis otomotif kembali normal seperti sedia kala sebelum wabah virus corona menyebar.
“Mari kita terus berusaha, menyebarkan optimisme dan terus berdoa agar dampak pandemik Covid-19 kepada industri otomotif tidak semakin buruk. Jutaan orang bergantung nasibnya dari industri otomotif, dan segala industri dan bisnis turunannya. Kita harus bangkit,” kata Kohen.
Menurut Kohen, kebijakan untuk menunda IIMS 2020 merupakan keputusan yang amat berat. Namun di satu sisi punya dampak positif dalam upaya meminimalisir penyebaran virus corona. Tak lupa dirinya juga meminta maaf kepada semua pihak terutama para peserta IIMS 2020. Pihaknya juga turut berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu berpartisipasi dalam mempersiapkan pameran otomotif tahunan ini.
“Penundaan ini menjadi langkah terbaik sekaligus terberat yang harus kami lakukan untuk IIMS di Jakarta maupun Makassar. Atas nama PT Dyandra Promosindo, saya menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi tinggi kepada Agen Pemegang Merek (APM) roda dua dan roda empat, exhibitors, pihak sponsor, partner, teman-teman media dan stakeholders lainnya yang selalu mendukung penyelenggaraan IIMS,” tutup Hendra.
