Pantai Cermin Ulee Lheue, Gerbang Pintu Menuju Pulau Weh

0

pantai-cermin-ulee-Lheue

Pantai Cermin Ulee Lheue merupakan pantai yang pernah terkena dampak paling parah dari tsunami Aceh pada 2004 lalu. Desa terdekat yang bernama desa Ulee Lheue yang terletak persis di tepi pantai habis dihantam gelombang tsunami. Sebagian besar sudah hancur porak poranda, yang bersisa hanyalah puing-puing bangunan dan pepohonan yang tumbang sisa bencana alam tersebut. Sekarang ini wilayah Ulee Lheue sedang memulai pembangunannya kembali oleh pemerintah setempat ditambah bantuan dari lembaga asing, menjadikan tempat ini kembali indah. Walau habis diterjang ombak tsunami, tak menjadikan pantai ini hilang pesonanya, pantai Ulee Lheue ini masih terlihat sangat indah dan bahkan sudah mulai cukup ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal termasuk pula wisatawan asing. Sudah dibangunnya tanggul pengaman dan jalan dua jalur yang menuju pelabuhan penyeberangan Ulhe Lhee, menambah akses ke tempat ini semakin mudah dan nyaman untuk dikunjungi.

Tidaklah heran jika pengunjung ramai ke pantai ini. Suasana pemandangan yang diberikan pantai memang sangat indah,dengan panorama perbukitan yang menghijau mampu menambah kecantikkan alam daerah ini. Bahkan disaat air laut sedang surut maka akan tampak batuan-batuan karang yang menimbul ke permukaan air. Selain menikmati pemandangan pantai Ulee Lheue ini,pengunjung dapat pula mencoba wahana permainan air yang tersedia,salah satunya yaitu perahu angsa. Sepanjang jalan daerah pantai Ulee Lheue ini pengunjung pun akan banyak menemui penjual jagung bakar. Pengunjung dapat duduk santai menikmati pemandangan di pantai sambil menikmati jagung bakar.

Selain dapat menikmati keindahan suasana pantai,pengunjung dapat pula memancing ikan di sekitar pantai, jika tertarik untuk memancing di lautnya, pengunjung bisa menyewa perahu nelayan setempat dengan harga yang bisa ditawar. Di daerah Ulee Lheue terdapat pula pelabuhan kapal Ulee Lheue yang siap mengantarkan pengunjung untuk menuju Pulau Weh. Ada dua jenis kapal yang siap mengantar pengunjung menuju pulau weh,yaitu kapal cepat,yang hanya mengangkut penumpang dan kapal lambat atau kapal ferry yang bisa mengangkut kendaraan.

Sepanjang perjalanan menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Anda dapat melihat banyak rumah dan bangunan yang hancur akibat tsunami. Banyak pembangunan yang dibuat oleh lembaga bantuan asing, namun kawasan ini belum cukup ramai dengan penduduk. Mereka masih trauma dengan musibah tsunami. Meski begitu, Pantai Ulee Lheue masih terlihat begitu cantik pasca tsunami. Bila air surut, akan nampak karang-karang di perairannya, dan di kejauhan terlihat panorama bukit yang asri. Di kejauhan ada pula menara mercusuar setinggi 100 meter yang terlihat hancur, menyisakan tiangnya saja.

Pantai Ulee Lheue juga mempunyai wahana permainan air yang bisa membuat anak-anak bermain dengan ceria. Ulee Lheue sejak zaman dahulu telah menjadi situs penting bagi masyarakat Banda Aceh, baik sebagai tempat rekreasi maupun sebagai pelabuhan penting. Panorama di pantai Cermin Ulee Lheue ini amat memikat. Siang hari bagaikan lukisan alam berupa teluk yang dihiasi barisan pegunungan di sebelah selatan serta pulau-pulau kecil di kejauhan, tak kalah cantik saat matahari terbenam. Pengunjung Cermin Ulee Lheue selain dapat menimati keindahan suasana pantai yang berair tenang, bisa juga memancing ikan karang seperti ikan kerapu atau rambe. Atau bahkan bagi para fishing addict, Anda bisa koordinasi dengan nelayan setempat untuk meminjam atau menyewa perahu dan memancing ke laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *