Pasar Tomang Barat Ditutup Tiga Hari, Penerapan Protokol Kesehatan Akan Diperketat
PD Pasar Jaya menutup aktivitas jual beli di Pasar Tomang Barat, di Jalan Tanjung Duren Raya, Jakarta Barat, selama tiga hari 29 Juni 2020 hingga 1 Juli 2020. Penutupan pasar yang dkenal dengan sebutan pasar Kopro ini, dikarenakan ada 4 pedagang reaktif Covid-19.
Berdasarkan pantauan tim liputan El John News, di hari kedua, Selasa (30/6/2020), kondisi di pasar Tomang Barat seperti pasar yang tidak berpenghuni. Seluruh kios dari lantai dasar hingga lantai dua tutup, hanya ada beberapa petugas keamanan pasar yang sedang berjaga.
Spanduk pemberitahuan tentang penutupan ini juga telah dipasang di beberapa sudut pasar. Selama penutupan berlangsung, dilakukan penyemprotan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Selain itu, juga dilakukan pembersihan secara rutin meski tidak ada aktivitas jual beli.
Manajer Pasar Tomang Barat Irma Sismilia mengatakan diketahuinya 4 pedagang terpapar Covid-19 ini, setelah dilakukan tes swab terhadap para pedagang pasar Tomang Barat pada tanggal 16 Juni lalu. Agar kejadian ini tidak terulang, pihak pasar Tomang Barat akan memperketat penerapan protokol kesehatan untuk pedagang dan pengunjung
“Pada saat pasar beroperasional kembali pada tanggal 2 Juli nanti maka protokol kesehatan yang telah kami lakukan sebelum adanya hasil tes ini, sesuai protap dari pemerintah, mungkin kami lebih ektra lagi, contohnya kami sudah menyediakan beberapa titik tempat cuci tangan dengan air mengalir, pengecekan suhu tubuh pengunjung dan pedagang, penerapan sistim ganjil genap, memberikan arah keluar masuk, mengimbau jaga jarak dam wajib pake masker,” kata Irma.
Selain itu, Irma mengungkapkan, kepada pedagang dan pengunjung yang tidak menggenakan masker akan diberikan masker gratis. “Pasar jaya pun memiliki program memberikan masker gratis kepada pengunjung dan pedagang yang tidak memakai masker saat masuk ke area pasar. Pasar Jaya juga mempunyai program pemberian face shield secara gratis kepada para pedagang,” ungkap Irma.
Tidak berhenti sampai disitu, menurut Irma, untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid di are pasar, juga dilakukan pembatasan kapasitas pasar dengan melakukan penutupan beberapa pintu keluar masuk pasar.
“Total ada 32 pintu di pasar Tomang Barat ini, hanya 10 pintu yang dibuka, 22 pintu harmonica kami tutup. Jadi pembatas pintu keluar masuk ini supaya kapasitas orang yang di dalam pasar tidak melebihi 50 persen,” ujar Irma.



