Culinary TourismLifestyle

Peluang Kuliner Indonesia di Luar Negeri Semakin Besar

Penampilan dan daya tarik kuliner Indonesia selalu mendapat antusias dari masyarakat mancanegara apalagi ketika adanya promosi kuliner Indonesia yang berlangsung di luar negeri. Kali ini yang terdekat adalah Pameran Internasional Salon de Gourmet ke-31 yang berlangsung di Spanyol 24-29 April 2017 menjadi daya tarik terkait kekayaan kuliner Indonesia.

Antusias pengunjung sangatlah besar dan menimbulkan kekaguman, penyajian kuliner Indonesia seperti ayam goreng kremes, rending, mie, sate ayam dan nasi kuning menjadi makanan utama. Sangat disayangkan tidak adanya restoran khas Indonesia sehingga adanya potensi untuk membuka restoran Indonesia menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

Untuk merespon potensi yang ada maka di acara tersebut Kabid Luar Negeri Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Reny Feby melakukan petemuan dengan perwakilan Diaspora Indonesia di Madrid yaitu Isadora Tan guna membahas peluang pembukaan restoran Indonesia di Madrid.

Selain itu juga diadakan negosiasi dengan perusahaan Kunandia SL untuk pembukaan restoran Indonesia yang berlokasi di salah satu destinasi wisata utama Spanyol yaitu Las Palmas.

Ditelisik dari kegiatan pameran tersebut untuk transaksi bagi perusahaan makanan kemasan dan minuman Indonesia mencapai angka USD 201.000.

Tak hanya kesempatan membuka restoran Indonesia di Spanyol, nilai transaksi pada pameran ini memberikan capaian yang sangat besar bagi perusahaan makanan kemasan dan minuman Indonesia yang bernilai USD 201.000.

Partisipasi Indonesia dalam kegiatan tersebut adalah terdiri dari Atase Perdagangan KBRI Madrid, ITPC Barcelona dan dua perusahaan asal Indonesia yakni PT. Tiga Pilar Sejahtera Foods, Javaro Coffee dan APJI yang menempati area 30m2 pada Hall 8 Paviliun G37.

Pameran ini merupakan yang pertama kalinya Indonesia berpartisipasi dan bertujuan agar kuliner Indonesia dikenal dan mampu memperluas jalinan dan networking kontak bisnis dengan perusahaan-perusahaan dari Spanyol dan 30 negara. Di antaranya Argentina, Belgia, Belanda, Hungaria, Italia, Inggris, Jepang, Jerman, Kolombia Latvia, Meksiko, Swedia, Serbia, Swiss, Perancis, Portugal, Peru, dan Kanada. Kanada telah menjadi negara guest of honor.

“Karenanya, tujuan ujuan utama keikutsertaan Indonesia adalah untuk menerobos pasar di bidang makanan dan minuman serta kuliner di wilayah Spanyol dan Eropa lainnya serta Medeterania, Amerika latin dan Afrika. Selain memperkenalkan produk makanan kemasan dan kuliner Indonesia yang siap menyaingi produk-produk Internasional lainnya, Indonesia juga memperkenalkan potensi industri makanan dan minuman Indonesia yang telah memenuhi standar internasional,” kata Dubes RI-Spanyol Yuli Mumpuni Widarso.

Promosi kuliner Indonesia sudah berjalan dengan mulus, untuk di Bulan Mei akan ada promosi kuliner di Prancis  bertemakan Flavors & Reflection pada 15-21 Mei 2017 untuk memperingati hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Prancis.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button