Pemerintah Indonesia Serahkan Pilot Susi Air Capt. Philip Mehrtens Kepada Pemerintah Selandia Baru

0
WhatsApp-Image-2024-09-22-at-08.38.04

Pemerintah Indonesia secara resmi menyerahkan Philip Mark Mehrtens, pilot Susi Air, kepada Pemerintah Selandia Baru di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu malam (21/09/2024).

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, yang mewakili pemerintah Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya menyerahkan Sdr. Philip Mehrtens kepada Pemerintah Selandia Baru yang diwakili oleh Duta Besar Selandia Baru untuk Jakarta, Yang Mulia Bapak Kevin Burnett. Dan kepada Sdr. Philip, saya sampaikan selamat berkumpul lagi dengan keluarga,” kata Menko Hadi dalam sambutannya.

Proses pembebasan Philip Mehrtens merupakan hasil dari negosiasi yang panjang dan penuh tantangan. Hadi Tjahjanto menekankan bahwa pendekatan yang digunakan adalah soft approach, dengan mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Keselamatan Sdr. Philip Mehrtens menjadi prioritas utama dalam setiap proses pembebasan ini. Pemerintah Indonesia menunjukkan kesabaran dan ketelitian dalam menangani situasi ini, tanpa melakukan tindakan represif,” jelasnya.

Menko Hadi juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembebasan tersebut. Dia menyoroti pentingnya kolaborasi antara TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama, yang sejak awal telah berperan aktif dalam usaha pembebasan sandera. Kerjasama ini juga melibatkan Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Selandia Baru, yang memberikan dukungan vital selama proses berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury. Mereka semua menunjukkan komitmen dan solidaritas dalam misi kemanusiaan ini.

Philip Mehrtens, yang disandera selama 18 bulan, kini dapat kembali kepada keluarganya. Penyerahan ini menjadi simbol keberhasilan diplomasi dan kerjasama internasional antara Indonesia dan Selandia Baru. Duta Besar Kevin Burnett, dalam pernyataannya, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas usaha dan dedikasi yang telah ditunjukkan dalam proses pembebasan ini.

“Ini adalah momen bahagia bagi keluarga Philip dan seluruh rakyat Selandia Baru. Kami sangat menghargai kerja keras yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia,” ujar Burnett.

Seperti dketahui KKB pimpinan Egianus Kogoya menyandera Philip sesaat setelah mendarat di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada 7 Februari 2023. Kala itu, pesawat yang dibawa Philip dibakar oleh para separatis, sementara Philip disandera KKB menuju hutan. Total, 1,5 tahun lebih Philip disandera di bawah kendali Egianus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *