Pemerintah Kota Paris Pertimbangkan Keamanan Menara Eiffel
Menimbang keberadaan Paris sebagai ibukota Perancis dan merupakan salah satu destinasi wisata utama di Eropa, akhirnya P emerintah kota Paris fokus serius dalam soal keamanan turis. Salah satunya yang dirasa perlu diamankan adalah Menara Eiffel, yang kabarnya akan dibungkus dengan kaca anti peluru di bagian dasarnya.
Menara Eiffel merupakan monumen paling terkenal sedunia dari Paris, Prancis. Dalam satu tahun, tercatat 6 juta turis datang ke sana. Berfoto-foto dari bawah menaranya, hingga naik sampai ke atas.
Dilansir dari berbagai sumber internasional, Rabu (15/2) masalah keamanan memang masih dirasakan cukup riskan di Paris, terkait serangan teror dalam beberapa waktu belakangan. Bahkan, polisi Paris belum lama ini menangkap seorang pria yang membawa pisau dan diduga hendak melakukan aksi teror di Museum Louvre.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah Paris menanggapi dengan cepat dengan membuat pagar kaca anti peluru setinggi 2,5 meter. Sebelumnya, menara Eiffel juga menerapkan pelindung pagar yang berbahan metal yang digunakan sejak pagelaran piala Eropa 2016 silam.
Tetapi, pagar metal yang digunakan saat ini menuai kritikan. Termasuk wakil walikota Paris yang bertanggungjawab atas pariwisata, Jean-François Martins menuturkan bahwa pagar ini bisa bikin turis tak nyaman dan merusak pemandangan Menara Eiffel.
“Itu memang ditujukkan untuk keamanan, namun merusak pemandangan ke arah menara,” katanya.
Meski begitu, rencananya proyek pembangunan pagar kaca ini akan mencapai 20 juta Euro atau setara dengan Rp 280 milliar bakal tetap berjalan. Kaca anti peluru ini akan dipasang mulai dari bagian utara hingga selatan menara Eiffel.
Para arsitektur terbaik akan dikumpulkan, untuk membuat kaca anti pelurunya tidak merusak pemandangan. Jadi, para turis tidak akan terganggu saat memandang ikon dari kota Paris.
