Pemkab Gunungkidul Hibahkan 15 Hewan Kurban
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul hibahkan 15 hewan ternak kepada masjid-masjid yang berada di pelosok Gunungkidul. Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Harian Kesejahteraan masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul, Mohammad Arif, Senin (20/8).
Ia mengatakan 15 hewan yang dihibahkan dibeli dari pengumpulan dana dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“15 hewan kurban berupa kambing, mengapa dipilih masjid di daerah pelosok atau pinggiran karena disana tingkat partisipasi kurban kurang,” tuturnya.
Ia mengatakan awalnya ada 17 masjid yang mengajukan bantuan tetapi yang dipilih adalah daerah pelosok dan masjid yang sudah pernah mendapat bantuan menjadi opsi kedua. Satu diantara penerima bantuan dari Masjid Al-Falah Nasri, Desa Giring, Kecamatan Paliyan,
Martono, (40) mengaku terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah kabupaten. “Karena di tempat kami tingkat partisipasi kurban rendah disebabkan mayoritas warga adalah petani yang tingkat perekonomiannya tidak pasti,” tuturnya.
Terpisah, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Gunungkidul Suyoto Surya mengaku telah mempersiapkan semuanya terkait Idul Adha. “Untuk tempat sholat Iduladha di Wonosari dipusatkan di Masjid Al-Iklhas pada Rabu esok dengan khotib Drs H Zamari,” katanya.
Tahun ini pihaknya tidak menyelenggarakan takbir keliling karena animo masyarakat untuk takbir keliling pada Idul adha tergolong rendah. “Kemarin waktu takbir Idul fitri sudah mengeluarkan banyak anggaran, kalau ditambah takbir Idul adha dananya juga minim,” tuturnya.
Meski demikian lomba takbir tetap diadakan di masing-masing masjid pihaknya akan menerjunkan personil ke masjid-masjid. “Dalam pemantauan ini nanti juga menilai tata tertib takbir. Kita ambil lima terbaik yang tergiat masjidnya,” tutupnya.
