Pemkab Karang Anyar Bekerjasama dengan PT Rumpun Sari Kemuning Untuk Pengelolaan Destinasi Wisata
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bekerjasama dengan PT Rumpun Sari Kemuning untuk pengelolaan kebun teh kemuning seluas 52 hektar di kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar untuk di jadikan sebuah destinasi wisata.
Kepala Bagian (Kabag) Sekretariat Daerah (Sekda) Karanganyar, Ali Ghufron menyampaikan, kerja sama pengelolaan kawasan kebun teh antara Pemkab Karanganyar dengan PT Rumpun Sari Kemuning dalam bentuk Bangun Guna Serah (BGS).
“Kerjasamanya dalam bentuk BGS yakni Bangun, Guna dan Serahkan. Artinya, Pemkab Karanganyar melalui PD Aneka Usaha membangun kawasan wisata kebun teh tersebut. Kemudian setelah 35 tahun diserahkan ke PT Sari Kemuning lagi,” papar Ali.
Nantinya Pemkab akan menambahkan penyertaan modal kepada PUD Aneka Usaha yang akan digunakan untuk operasional pengelolaan kawasan tersebut. Adapun MoU kerja sama tersebut sudah ditandatangani pada Januari 2020 lalu.
“Yang mengerjakan nanti PUD Aneka Usaha dengan menggandeng investor. Tapi investor dibawah kendali Pemda. Jadi dia adalah mitra karena kita punya kewenangan penuh di situ,” kata Ali.
Lebih jauh, Ali Ghufron mengatakan rencana pembangunan meliputi gardu pandang, jogging trek, plaza, tempat parkir, souvenir, penginapan dengan konsep alam, paralayang, dan jembatan kaca.
Ali menjelaskan, Kawasan 52 hektar yang disewa tersebut, 40 hektar untuk pembangunan destinasi wisata. Kemudian 12 hektar bekas galian C akan dipergunakan untuk agro wisata dalam rangka pemulihan habis penambangan. Menurutnya dengan pengelolaan kawasan tersebut dapat menjadi destinasi luar biasa dan dari kawasan itu akan dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang luar biasa.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menambahkan, kerja sama ini melalui pola sewa. Pihaknya akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengembangan wisatanya.
“Berapa yang nantinya disewakan dan peruntukannya untuk apa. Kita ingin kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengembangan wisatanya dan wisata itu tetap menjaga kebun teh. Karena pesonannya itu (ditawarkan),” ungkapnya
