Pemprov DKI Gelar Perayaan Tahun Baru 2026 dengan Konsep Sederhana

0
siaranpers_pemprov_dki-20251230145049_duqvam_158

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut Tahun Baru 2026 dengan mengedepankan kesederhanaan. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas nasional terhadap masyarakat di Sumatra dan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang tengah dilanda bencana.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan bahwa perayaan malam pergantian tahun kali ini dirancang dengan pendekatan yang lebih reflektif dan bermakna. Salah satu bentuknya adalah dengan meniadakan pesta kembang api serta mengawali setiap rangkaian acara dengan doa bersama dan muhasabah.

“Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk merayakan Tahun Baru dengan kesederhanaan. Pesta kembang api kita tiadakan dan digantikan dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti doa bersama dan donasi. Ini merupakan refleksi kepedulian sosial sekaligus wujud kebersamaan warga Jakarta,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan delapan titik utama perayaan Tahun Baru, yakni Taman Lapangan Banteng, kawasan M.H. Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas, kawasan Semanggi, kawasan SCBD, hingga FX Sudirman. Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut diberdayakan di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Jalan Jenderal Sudirman, antara lain di depan Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman.

Panggung utama perayaan akan berlokasi di Bundaran HI dengan menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, seperti d’Masiv, Marion Jola, Feel Koplo, Andmesh, serta Gondal Gandul Band. Konsep lagu yang ditampilkan mengusung tema kesederhanaan, optimisme, dan semangat bangkit bersama.

Selain pertunjukan musik, perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan video mapping berbasis drone tanpa kembang api. Pertunjukan visual ini mengangkat tema kepedulian terhadap wilayah Sumatra yang terdampak bencana.

Budi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta serta Bank Jakarta untuk mengintegrasikan mekanisme donasi kemanusiaan ke dalam seluruh rangkaian kegiatan. Donasi tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana, baik di Sumatra maupun di sejumlah daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat.

“Donasi dilakukan melalui QRIS yang tersedia di titik-titik acara serta kanal digital yang dipantau secara real time. Dengan cara ini, perayaan Tahun Baru tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah aksi nyata solidaritas sosial,” jelasnya.

Perayaan malam pergantian tahun juga digelar secara serentak di tingkat kota dan kabupaten administrasi, serta di berbagai kawasan wisata unggulan. Lokasi tersebut antara lain Panggung Depan Museum Prasasti Jakarta Pusat, Mal Artha Gading Jakarta Utara, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Taman Literasi Martha Tiahahu Jakarta Selatan, Jakarta International Stadium Jakarta Timur, Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu, serta kawasan Ancol, Kota Tua, M Bloc Space, Setu Babakan, Mal Central Park, dan Taman Mini Indonesia Indah.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang merayakan Tahun Baru di ibu kota untuk tetap mengutamakan keselamatan, menjaga ketertiban, serta memperhatikan kebersihan lingkungan agar perayaan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Semoga malam pergantian tahun ini menjadi momentum refleksi untuk menyambut tahun baru dengan pribadi yang lebih baik, sekaligus memperkuat persatuan dan kepedulian sosial. Kami mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat,” pungkas Budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *