Pemprov Jateng Larang Perayaan Tahun Baru, Yang Melanggar Akan Ditindak Tegas

0
IMG-20201228-WA0035

Bagi yang merayakan tahun baru di wilayah Jawa Tengah siap-siap akan akan ditindak. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah memerintahkan aparat keamanan yang terdiri dari polisi, TNI, Satpol PP maupun instansi terkait untuk menindak tegas pihak yang menyelenggarakan atau terlibat perayaan Tahun Baru 2021. 

Larangan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah. “Tahun baru tidak ada perayaan,” tegas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, usai Rakor Evaluasi Penanganan Covid di kantor Gubernur Jateng, Senin (28/12/2020).

 Ganjar pun tak lelah untuk meminta masyarakat meniadakan pesta pergantian tahun dan memilih untuk tetap di rumah saat malam tahun baru. Aparat keamanan akan menggelar patroli untuk mengecek apakah ada masyarakat yang menggelar perayaan tahun baru, jika ditemukan dipastikan akan ditindak tegas.

 “Semua ada di rumah. Tentu polisi (dan petugas terkait lainnya) mengambil tindakan tegas (terhadap pelanggar),” ujar Ganjar.

 Gubernur Ganjar menyebut,  larangan untuk merayakan tahun baru termasuk adanya tindakan tegas ini telah didukung seluruh bupati dan walikota di Jawa Tengah. Dengan demikian seluruh daerah tidak ada satupun yang melakukan kegiatan perayaan ini. 

 Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Budiyanto Eko Purwono menambahkan, pihaknya siap menindak tegas pihak yang terlibat dalam perayaan Tahun Baru.

 “Pak Gubernur menegaskan agar perayaan Tahun Baru dilarang,” kata Budiyanto, ditemui di kompleks kantor DPRD Jateng, Senin.

 Pihaknya bersama TNI dan Polri, serta Satpol PP se-Jawa Tengah akan melakukan pencegahan lebih tegas lagi. Sehingga perayaan Tahun Baru tidak ada di provinsi ini.

 Pada libur Nataru ini, kata dia, Jateng memang melakukan operasi yustisi dan pengambilan tes antigen terhadap pendatang di rest area tol maupun di tempat objek wisata.

  “Sudah dilakukan, dan nanti akan berakhir 31 Desember (2020). Bisa saja diundur ke belakang karena perlunya tes antigen ini,” ujarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *