Pemprov Sulsel Buka Festival Lagu Mars Revolusi Mental

0
2018-04-26-PHOTO-00007702

Asisten III Bidang Administrasi Pemprov Sulsel, Ruslan Abu, mewakili Penjabat Gubernur Soni Sumarsono membuka acara Festival Lagu Mars Revolusi Mental Tingkat Sulsel Tahun 2018, Kamis (26/4). Lomba ini diikuti OPD Provinsi Sulsel dan kabupaten/kota se Sulsel.

Lagu mars ini sendiri diharapkan dapat dimaknai bukan saja untuk negara, tetapi revolusi dalam pribadi masing-masing.

“Tujuan revolusi mental adalah agar kita dapat beradaptasi dan diterima oleh seluruh penjuru negeri,” kata Ruslan.

Ruslan melanjutkan, revolusi mental, memiliki tiga nilai utama. Yaitu cara pandang, sikap perilaku dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan, revolusi mental yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong.

Integritas sendiri dapat diartikan sebagai kesesuaian kata dan perbuatan, sedangkan etos kerja dapat diartikan sebagai sikap yang berorientasi pada hasil terbaik, semangat tinggi dalam bersaing, optimis dan selalu mencari cara produktif dan inovatif. Sedangkan gotong royong sebagai keyakinan mengenai pentingnya melakukan kegiatan secara bersama-sama.

“Revolusi tidak selalu berarti perang melawan penjajah, tetapi revolusi merupakan refleksi ketajaman bahwa masyarakat harus dikembalikan pada aslinya,” sebut Ruslan.

Lomba tingkat OPD Provinsi Sulsel dan kabupaten/kota se Sulsel ini dapat dimaknai dengan titik awal untuk lebih meningkatkan integritas, etos kerja dan rasa gotong royong.

Sementara, Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, begitu antusias mengabadikan momen para peserta lomba ini. Dengan menggunakan kamera di ponselnya, sesekali mengomentari penampilan beberapa peserta.

Soni sendiri menyaksikan festival ini, usai bertolak menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-22 di Jakarta. Ia terlihat begitu senang karena ini merupakan bagian dari gagasan untuk membangkitkan rasa nasionalisme di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) terlaksana dengan baik.

Lomba ini dilaksanakan dengan kolaborasi antar dinas, dimana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel menjadi penanggung jawab.

“Ini perintah Gubernur dan disambut antusias luar biasa. Gagasan ini bagus untuk revolusi mental,” sebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Musaffar Syah.

Sebanyak 33 tim peserta mengikuti lomba. Selain menyanyikan lagu mars revolusi mental, mereka juga menyanyikan lagu pilihan berupa lagu daerah. Kostum adat tradisional lengkap dengan atribut perlengkapan pendukung.

Salah seorang peserta dari Tim Dinas Kehutanan Sulsel, Nunung, mengaku senang karena telah tampil. Dirinya bersama tim hanya latihan lima hari. Demikian juga dengan Nirwana, dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Sulsel, latihan kurang dari seminggu.

“Kami satu tim ada 31 orang, kami latihan hanya tiga hari. Lomba ini menarik dan kami sangat semangat,” ucapnya.

Usai lomba, mereka berebutan berfoto group dan selfi dengan Soni Sumarsono. Orang nomor satu Sulsel ini dikenal aktif meminta birokrasi menggaungkan Mars Revolusi Mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *