Pemudik Gunakan Kereta Diprediksi Naik 5 Persen
Okupansi terhadap pengguna moda transportasi kereta api (KA) selama musim Lebaran 2019 tergolong tinggi. Hal itu mendorong PT KAI Daop 6 Yogya untuk menambah KA Ekstra Lebaran atau kereta api tambahan menjadi delapan kereta.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogya Eko Budiyanto, mengungkapkan sebelumnya pada masa angkutan mudik dan balik Lebaran 2019, KA tambahan di wilayahnya disediakan tujuh rangkaian kereta. “Saat ini kami tambah satu lagi, sehingga totalnya ada delapan,” jelasnya.
Satu KA Ekstra Lebaran yang ditambah tersebut ialah KA Lodaya relasi Bandung-Yogya-Solo Balapan. Dengan begitu, khusus KA Lodaya tambahan terdapat dua rangkaian kereta yang bakal dioperasionalkan.
Pasalnya, rute dari Bandung menuju Yogya dan Solo selama arus mudik sangat diminati masyarakat. Selain itu, rute Jakarta-Yogya juga tidak kalah tinggi.
Eko menambahkan, delapan KA Ekstra Lebaran tersebut ialah KA Argolawu dan KA Argodwipangga relasi Solo Balapan-Jakarta Gambir, KA Taksaka Tambahan dan KA Taksaka Lebaran relasi YogyaJakarta Gambir, KA Sancaka Lebaran relasi YogyaSurabaya Gubeng, KA Mataram Ekspres relasi Pasar Senen-Lempuyangan serta dua KA Logawa.
“Pemesanan tiket KA tambahan sudah dibuka sejak sebulan lalu. Pada hari-hari tertentu seperti jelang lebaran dan setelahnya, sudah penuh. Namun di hari lainnya juga masih tersisa,” imbuhnya.
Total kursi yang disediakan dari delapan KA Ekstra Tambahan itu mencapai 76.398 tempat duduk. Jumlah tersebut untuk mendukung 17 KA reguler yang memiliki 277.332 tempat duduk. Sedangkan masa angkutan Lebaran 2019 sudah ditetapkan pada 26 Mei hingga 16 Juni 2019. Diprediksi, jumlah penumpang yang menggunakan kereta api akan meningkat hingga lima persen dibanding tahun lalu.
