BusinessHeadline NewsTourism

Pengukuhan DPP IHGMA Periode 2017-2020, Sinergi Dengan Stakeholder Pariwisata Untuk Meningkatkan Okupansi

Dilakukannya pengukuhan DPP Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) periode 2017-2020 merupakan awal yang baru, dengan kepemimpinan Wishnu Handoko Al Bataafi akan mulai membentuk program-program baru yang mendorong kontribusi IHGMA terhadap program pemerintah.

Dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pariwisata yaitu Asisten Deputi Pengembangan SDM Kepariwisataan Dr. Wisnu Bawa Tarunajaya, serta Wakil Ketua Umum PHRI dan Founder & Chairman El John Indonesia yaitu Johnnie Sugiarto. Selain itu juga dihadiri oleh perwakilan dari enam institusi pendidikan pariwisata yang dinaungi oleh Kemenpar.

Berdasarkan Kongres Nasional I dikutip dari suaramerdeka.com bahwa IHGMA ingin mendorong semua General Manager sukses di negeri ini untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri sesuai dengan Visi dan Misi yang ingin menjadi mitra strategis pemerintah yang profesional dan berkelanjutan.

“kita punya keinginan untuk menciptakan suasana perhotelan yang berkualitas yang berasal dari SDM yang berkualitas dan berpengalaman sehingga melalui IHGMA akan membentuk SDM bagi General Manager maupun calon GM yang berkualitas,” ungkap Wishnu ketika diwawancarai usai pengukuhan DPP IHGMA periode 2017-2020 (14/6).

Wishnu menjelaskan bahwa di kepemimpinannya akan mendukung program-program pemerintah sebagai salah satu komitmen menjadi mitra strategis pemerintah, ini merupakan hal penting untuk mendorong pariwisata Indonesia agar semakin kuat.

Nantinya dalam mendukung program pemerintah IHGMA juga akan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya seperti PHRI, ASITA, GIPI dan lain-lainnya, kolaborasi tersebut juga menindaklanjuti tingkat okupansi yang mengalami penurunan di awal tahun 2017 ini oleh karena itu harus bersinergi dengan stakeholder pariwisata untuk mendukung okupansi agar kembali meningkat.

“Naik turun okupansi harus menjadi perhatian kita sehingga seluruh elemen stakeholder bisa menciptakan kegiatan unik dan lebih berwarna yang nantinya diharapkan mampu menarik wisman untuk berkunjung ke indonesia sehingga tingkat okupansi hotel kembali meningkat. Untuk itu kita dengan yang lainnya akan bersinergi dan berinovasi sehingga mampu menghasilkan kegiatan yang menarik bagi wisman,” ujar Wishnu.

Salah satunya adalah dengan memperkuat program Kemenpar yaitu 10 Destinasi Prioritas “Bali Baru” bisa menjadi program yang harus dikawal dan harus segera direalisasikan.

“kita akan mendukung dengan merealisasikan ke 10 destinasi prioritas yang disebut 10 Bali Baru tersebut agar menjadi berkualitas dan mampu menarik wisman seperti Bali yang sudah terkenal di dunia internasional,” jelas Wishnu.

 

 

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button