Perang Tarif Hotel di Bali Semakin Mengkhawatirkan
Jika ke Bali tidak perlu pusing untuk memikirkan tempat penginapan. Ratusan Hotel bertebaran di Pulau Dewata itu. Mulai dari hotel bintang lima hingga hotel melati tersedia di Bali. Namun yang kini menjadi perhatian adalah tarif yang dikenakan dari masing-masing hotel. Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali dan Pemerintah Provinsi Bali mulai khawatir dengan perang tarif di Pulau Bali yang dinilai tidak lagi sehat. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya hotel berbintang yang rela menurunkan tarif hotel hanya untuk memenuhi isi kamar.
Bahkan yang cukup mengagetkan ada hotel berbintang tiga yang tarif kamarnya permalam sama dengan tarif hotel melati, yakni di bawah harga Rp 300 ribu per kamar per malam. Seharusnya hotel berbintang tiga, harga kamar yang paling murah tidak boleh di bawah Rp 300 ribu. Jika ini terus berjalan maka pariwisata di Bali tidak lagi berkualitas sebagai kiblat industri pariwisata di Indonesia.
Kepala BPPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, kekhawatiran itu berlangsung sejak tiga tahun lalu.
”Tidak hanya persoalan turunnya kualitas pariwisata, dari kacamata ekonomi ini juga menjadi bersaing tidak sehat,” katanya, di Denpasar, Senin, 5 Juni 2017 lalu.
Melihat kondisi ini yang sudah berlangsung lama, Tjokorda meminta Pemprov Bali untuk turun tangan menengahi persoalan tersebut. Caranya, Tjokorda mengusulkan untuk ditetapkan tarif standarisasi hotel.
Menurut Tjokorda selama ini standarisasi yang dijalankan adalah standarisasi hotel yakni standarisasi yang berdasarkan predikat bintang dan juga berdasarkan jumlah kamar maupun kualitas hotel.
Belum ada standardisasi harga untuk mempermudah pengawasan dan mencegah kerancuan harga hotel berbintang, hanya karena ingin mengejar tingginya okupansi.
Sementara itu dalam siaran pers, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyetujui adanya standarisasi tarif hotel. Namun standarisasi tarif ini perlu payung hukum agar ada kesejalan dalam penerapanya. Menurut mantan Kepala BNN itu kehadiran standarisasi tarif hotel dapat digunakan sebagai patokan penetapan harga.
Ia mengajak semua komponen dan akademisi menyiapkan kajian untuk hal ini. Selain payunghukum, ia juga meminta adanya sanksi dan agar dicantumkan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, jumlah hotel berbintang di provinsi itu tercatat 281 hotel di Bali. Terbanyak adalah 89 hotel dengan predikat bintang tiga.
