Perkuat Silaturahmi, PSMTI dan Kodam Jaya Satukan Visi Kebangsaan
Pengurus PSMTI Pusat foto bersama dengan jajaran tinggi Kodam Jaya (Foto: PSMTI)
El John News, Jakarta-Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta kembali melanjutkan rangkaian safari silaturahminya dengan menemui Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) Jaya/Jayakarta, Jakarta Timur, Kamis (12/02/2026).
Sebelumnya, PSMTI juga telah melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Kali ini, audiensi dengan jajaran Kodam -Jaya menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi lintas institusi.
Dalam pertemuan tersebut, Wilianto didampingi jajaran pengurus pusat PSMTI, antara lain Sekretaris Umum Peng Suyoto, Ketua Dewan Penyantun Abraham Rudy Hartono, Ketua Harian II Djoni Toat, serta sejumlah pengurus lainnya. Sementara itu, Pangdam Jaya turut didampingi Asops Kasdam Jaya Kolonel Inf Mohamad Iswan Nusi dan Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf Horas Sitinjak.

Pangdam Jaya menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk penguatan hubungan antara organisasi kemasyarakatan dan institusi TNI.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai langkah memperera: t komunikasi dan sinergi antara TNI dan elemen masyarakat”
Mayjen TNI Deddy Suryadi (Pangdam Jaya)
Dalam kesempatan yang sama, Wilianto Tanta menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan bagian dari komitmen membangun kolaborasi berkelanjutan.
“Silaturahmi ini bertujuan memperkuat kerja sama di bidang sosial, budaya, dan pendidikan. PSMTI berkomitmen terus menghadirkan program nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat“
Wilianto Tanta (Ketua Umum PSMTI)

Ia menambahkan, salah satu program yang tengah digencarkan PSMTI adalah pembangunan jembatan gantung di sejumlah daerah terpencil. Program tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan, kegiatan ekonomi, dan layanan sosial.
“Kami ingin kehadiran PSMTI memberi dampak langsung, terutama bagi masyarakat di wilayah yang masih terbatas akses infrastrukturnya,” tambahnya.
Audiensi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga persatuan bangsa.
