EconomicHeadline NewsLifestyleSportsTechnology

PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman Untuk Gelaran MotoGP Mandalika 2021

Demi mendukung penuh ajang balap MotoGP di Indonesia pada 2021, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap memenuhi pasokan listrik di sirkuit Mandalika.

Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengaku PLN siap untuk menopang kebutuhan listrik pada ajang balap MotoGP. Ia mengatakan MotoGP merupakan ajang internasional pertama kali yang akan digelar di Indonesia, sehingga kebutuhan dan pasokan listrik harus mendapatkan jaminan kualitas dan keandalan bertaraf MotoGP.

Hal itu ia sampaikan saat menilik calon lokasi MotoGP 2021 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sekaligus mengunjungi infrastruktur kelistrikan di Pulau Lombok.

“MotoGP ini merupakan event internasional pertama kali yang akan digelar di Indonesia sehingga kebutuhan dan pasokan listrik harus mendapatkan jaminan kualitas dan keandalan bertaraf MotoGP,” tuturnya, Jum’at (10/1/2020).

“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut PLN mempersiapkan insfrastruktur listriknya dengan matang, tentunya kami siap mendukung kebutuhan pasokan listrik untuk gelaran MotoGP ini,” ujar Darmawan menambahkan.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan listrik yang dibutuhkan seperti hotel dan pusat kuliner, PLN telah mengoperasikan satu gardu induk berkapasitas 30 Megavolt Ampere (MVA) di daerah Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. Gardu induk tersebut telah memasok listrik ke kawasan Mandalika dan sekitarnya.

“Sudah ada beberapa hotel yang menggunakan gardu induk tersebut, namun penggunaannya saat ini masih sekitar 30 persen dari kapasitas yang ada,” jelas Darmawan.

PLN juga siap menambah kapasitas Gardu Induk Kuta hingga 180 MVA secara bertahap jika kapasitas gardu induk yang ada telah digunakan secara maksimal dan mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di KEK Mandalika termasuk kesiapan MotoGP 2021.

PLN juga sedang membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) sepanjang 15,8 kilometer untuk melistriki kawasan Mandalika. Saat ini sistem kelistrikan Lombok memiliki kapasitas pembangkit sebesar 289 Mega Watt (MW), dengan beban puncak sebesar 250 MW.

ada 2020, sistem kelistrikan Lombok juga akan mendapat tambahan daya sebesar 130-150 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Uap (PLTMGU) Lombok Peaker dan 25 MW dari PLTU Jeranjang Unit 2.

“Ada tambahan pembangkit baru beroperasi, cadangan tentu bertambah. Sistem back up daya nanti juga akan disiapkan. Kami akan koordinasi dengan ITDC selaku pengembang Mandalika. Intinya PLN siap mendukung,” pungkasnya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close