SportsTravel

Poco-poco, Silat dan Decak Kagum dalam Festival Indonesia Weekend di London

Banyak jalan menuju Roma, banyak cara pula untuk mengenalkan Indonesia ke mata dunia. Ya, salah satunya seperti yang dilakukan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) di London berikut ini.

Atas prakarsa Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kedutaan Besar Indonesia untuk Inggris, FOKBI dilibatkan dalam Festival Indonesia Weekend di London, Inggris yang dibuka pada Sabtu, 28/05/2016.

Untuk memeriahkan suasana, festival dibuka dengan flash mob poco-poco dipimpin oleh Lily Karmel, Ketua Program dan Pemberdayaan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI).

Perempuan yang juga perintis Senam Poco-poco ini sukses membuat para pengunjung ikut bergoyang menirukan gerakan poco-poco. Warga Indonesia yang tinggal di Inggris dan masyarakat setempat berbaur untuk berjoget Poco-poco bersama.

Menanggapi keterlibatan FOKBI dalam Festival Indonesia Weekend ini, Ketua Harian FOKBI, Johnnie Sugiarto mengatakan pihaknya merasa senang bahwa Poco-Poco bisa ditampilkan di London. Ini tentunya bisa membuka mata masyarakat Internasional bahwa olahraga berbasis budaya Indonesia ini tidak hanya sebagai sebuah tarian, tapi juga olahraga yang bisa di lakukan sendiri maupun ber-kelompok.

“Selain sebagai olahraga kebugaran, hasil penelitian ilmiah ternyata tarian poco-poco ini dapat mengontrol gula darah bagi penderita diabetes,” ujar Johnnie.

Dengan demikian menurut Johnnie, poco-poco tidak saja baik bagi orang sehat tapi juga sangat di anjurkan bagi masyarakat yang memiliki penyakit diabetes.

Selain poco-poco, pada gelaran Indonesia Weekend di London juga menampilkan atraksi silat. Atraksi kali ini ditampilkan oleh Cecep Arif Rahman dan murid-muridnya. Cecep yang merupakan guru silat, atlet dan aktor Indonesia ini bersama-sama berhasil membuat decak kagum pengunjung yang hadir.

Hal ini terbukti dengan kerumunan warga London dan wisatawan yang tak henti mengabadikan perfoma Cecep dan murid-muridnya dengan kamera masing-masing.

Aksi duel Pencak Silat, meskipun dikoreografi tetaplah mendebarkan untuk para bule-bule ini. Setiap bantingan, pukulan, tendangan mengundang suara, “Wow!”

Usai aksi pencak silat, ada sejumlah pertunjukan tari tradisional di panggung utama. Salah satunya adalah penari senior Didi Ninik Thowok. Ada juga pertunjukan musik Sasando yang dibawakan oleh Ivan Nestorman.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma membuka festival yang diselenggarakan di Potters Field ini. Ini adalah kawasan yang cukup strategis dan ramai wisatawan karena dekat sekali dengan landmark London Bridge.

“Selamat datang, ini adalah acara yang unik. Ini adalah showcase Indonesia untuk orang London dan para turis di sini selama 2 hari, budaya seni dan lainnya” kata Rizal Sukma dalam keterangannya kepada media.

Menurut dia, perlu lebih banyak acara semacam ini karena masih banyak orang Inggris yang belum tahu Indonesia. Sebagai dubes, dia harus memastikan bahwa hubungan Inggris dan Indonesia bisa lebih erat lagi.

“Inggris adalah prioritas untuk kerjsa sama industri kreatif seperti disampaikan Presiden Jokowi ketika bertemu PM Inggris,” jelasnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button