Presiden Jokowi: Ada Yang Riak-riak Membahayakan, Masa Saya Disuruh Diam

0
WhatsApp Image 2023-06-06 at 13.23.31

Presiden Joko Widodo (Jokowi)  akhirnya angkat suara terkait  persepsi yang berkembang menanggapi cawe-cawe yang pernah dilontarkannya. Jokowi menegaskan bahwa semua tindakannya itu untuk memastikan situasi nasional tetap kondusif dan damai baik jelang, saat dan usai pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Jokowi usai memberikan pengarahan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP yang dilaksanakan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (06/06/2023).

Jokowi ingin memastikan ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini berjalan baik. Ia tak ingin ada hal yang membahayakan negara dan bangsa.

“Pilpres bisa berjalan dengan baik tanpa ada riak yang membahayakan negara dan bangsa,” ungkap Jokowi

“Masa (kalau ada) riak-riak yang membahayakan bagi negara dan bangsa, terus saya disuruh diam? Ya Enggaklah,” tambahnya.

Menurut Jokowi, sudah menjadi kewajiban moral dan tanggung jawabnya sebagai presiden untuk memastikan transisi kepemimpinan di 2024 ini berjalan dengan baik dan damai. Sehingga visi kepemimpinan nasional serentak bisa dijalankan.

“Saya sampaikan bahwa menjadi kewajiban moral, menjadi tanggung jawab moral saya sebagai presiden dalam masa transisi kepemimpinan nasional di 2024, agar harus menjaga agar visi kepemimpinan nasional serentak, bisa berjalan dengan baik tanpa ada riak-riak yang membahayakan negara dan bangsa ,” kata Jokowi.

Jokowi ingin memastikan ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 ini berjalan baik. Ia tak ingin ada hal yang membahayakan negara dan bangsa.

Cawe-cawe yang dilontarkan Presiden pun pernah dijelaskan oleh para pembantunya, di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Ia  menegaskan bahwa cawe-cawe yang dimaksud Presiden Joko Widodo bukan untuk mempengaruhi hasil Pemilu 2024.

Menurut Pramono, Presiden ingin memastikan pemilu berjalan dengan baik, transparan, dan terbuka. Dia menegaskan bahwa cawe-cawe dengan cara demikian merupakan hal positif.

“Bukan cawe-cawe untuk pengaruhi hasil pemilu, sama sekali enggak. Cawe-cawe itu menciptakan pemilunya itu berlangsung dengan baik,” ucap Pramono beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *