Presiden Jokowi Resmikan Kolam Regulasi Nipa-nipa di Sulsel
Setelah meresmikan Bandara Toraja dan Pantar, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali melanjutkan kegiatan lain di Sulawesi Selatan, salah satunya adalah meresmikan Kolam Regulasi Nipa-nipa di Kecamatan Maros, Kamis sore (18/3/2021).
Hadir dalam acara peresmian tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Maros Andi Syafril Chaidir Syam, dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.
Presiden mengucapkan syukur akhirnya Kolam ini dapat difungsikan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Untuk pembangunan Kolam Regulasi Nipa-nipa, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp320 miliar dan pembangunannya dimulai pada tahun 2016.
Dibangunnya kolam ini, salah satunya untuk mereduksi banjir hingga 157 meter kubik per detik yang kerap terjadi di Kota Makassar, dan sekitarnya akibat luapan Sungai Tallo bagian hilir.
“Alhamdulillah hari ini kita resmikan, kita operasikan, karena telah selesai dibangun selama lima tahun yaitu Kolam Regulasi Nipa-nipa. Ini adalah kolam untuk pengaturan air, pengaturan terutama banjir dan genangan yang ada di Kota Makassar,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Luas kolam terbilang besar yakni mencapai 83,93 hektar, bahkan kolam ini mirip seperti waduk. Dengan luas tersebut, air yang ditampung maksimal 2,74 juta meter kubik dan air yang ditampung tersebut dapat dialiri ke hilir Sungai Tallo saat puncak banjir.
“Sangat berfungsi meskipun masih ada nanti kolam regulasi lain yang memang harus dibangun utamanya ini di DAS Tallo sehingga Kota Makassar kita harapkan dapat bebas dari genangan dan banjir karena sekarang diatur dan dikendalikan oleh Kolam Regulasi di Nipa-Nipa ini,” ucap Kepala Negara
Presiden berharap kolam ini dapat berkontribusi besar untuk kemajuan Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, perlu ada kerjasama dari masyarakat untuk menjaganya.
Presiden menjelaskan, kehadiran Kolam Regulasi Nipa-nipa merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Bukan hanya kolam, namun ada infrastruktur yang kini pembangunan tengah berlansung di Sumsel, salah satunya adalah Makassar New Port yang diproyeksikan menjadi pelabuhan terbesar di Kawasan Timur Indonesia.
“Makassar New Port itu sangat penting sekali, itu akan menjadi hub Indonesia bagian timur. Tapi akan saya dorong nanti Menteri Perhubungan untuk bisa menyelesaikan dan Menteri BUMN agar segera bisa beroperasi dan berfungsi,” tandasnya.
