Proyek Ducting di Bandung Bisa Percepat Koneksi Data Komunikasi

0
Bandung tanpa Kabel udara dipindah ke tanah

Dalam waktu dekat kabel-kabel yang banyak bergelantungan di kota Bandung akan ditata rapih di bawah tanah. BUMD Kota Bandung, PT Bandung Infra Invstama (BII) akan segera proyek ducting dengan biaya mencapai Rp 1,3 triliun.

Juru bicara PT BII Bulgan Alamin mengatakan proyek ducting memiliki arti memindahkan seluruh kabel fiber optik ke bawah tanah menggunakan satu saluran terpadu. “Ducting itu jadi sebuah saluran fiber optik untuk TIK. Jadi yang di atas-atas (kabel udara) itu masuk ke satu saluran di bawah tanah,” ujar Bulgan.

Ia juga menambahkan, proyek ducting bisa mempercepat koneksi data 2G, 3G dan 4G dan tanpa batas. “Jadi ibarat ini jalan tol, semua (data) bisa masuk dan cepat,” tambahnya.

Sebenarnya, pola kabel bawah tanah sudah ada. Namun yang ada sekarang belum terorganisir dengan baik, menyebabkan sering terjadi gangguan komunikasi karena seringnya terjadi kerusakan pada kabel. Di tahun 2000an, pemerintah melarang sistem kabel bawah tanah, sehinga pengusaha telekomunikasi menggunakan tiang listrik seperti sekarang.

“Tapi pemerintah melihat tiang-tiang ini semakin banyak dan tidak beraturan. Akhir 2013 akhirnya muncul Perwal untuk menurunkan kabel dari tiang listrik dan memindahkannya ke bawah tanah dengan catatan seteah ada sistem ducting bersama,” jelas Bulgan.

Setelah proyek ductig ini selesai, maka kabel yang selama ini bergelantungan semrwut di udara akan semakin jarang terlihat. Sebab seluruh kabel untuk komunikasi sudah dipindahkan ke dalam tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *