PSMTI dan Pemerintah Kecamatan Pademangan Perkuat Solidaritas Lewat 2025 Paket Takjil Gratis
Dalam upaya meringankan beban masyarakat di bulan suci Ramadhan, Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar kegiatan pembagian takjil gratis bagi warga Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Kegiatan yang berlangsung di RPTRA Budi Mulia ini tetap berjalan penuh semangat meskipun hujan deras mengguyur kawasan Pademangan.
Sebanyak 2025 paket takjil berhasil dibagikan kepada warga yang antre dengan tertib dan sabar. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan dan solidaritas masyarakat Pademangan yang tetap antusias dalam menyambut berbuka puasa, tanpa terhalang oleh cuaca buruk.
Untuk menyukseskan kegiatan ini Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI berkolaborasi dengan Departemen UMKM, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Perkumpulan Warga Sungai Pinyuh (PWSP)
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Hadir dalam acara tersebut adalah Camat Pademangan Didit Mulyadi bersama jajaran, Dewan Kehormatan PSMTI Sudarmono, Dewan Penasihat Andi Hakim, Wakil Ketua Umum Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI Lusiana Oey, Wakil Ketua Umum Departemen UMKM, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nico Lieke serta President ACYA Helga Abraham.
Kehadiran tokoh-tokoh tersebut menunjukkan sinergi antara organisasi sosial dengan pemerintah setempat dalam upaya meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Tidak hanya sekadar membagikan takjil, Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI juga menghadirkan hiburan berupa pertunjukan badut yang sukses menarik perhatian anak-anak dan membuat suasana berbuka menjadi lebih meriah. Pertunjukan badut ini menjadi daya tarik tersendiri yang memberikan keceriaan dan semangat positif di tengah suasana menunggu waktu berbuka.
Wakil Ketua Umum Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI, Lusiana Oey, menjelaskan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, pihaknya bekerja sama dengan 20 UMKM lokal di Pademangan. Semua kegiatan ini dikoordinir secara baik oleh pihak kecamatan Pademangan Barat dan Timur.
“Paket makanannya berupa takjil, dan kami bekerja sama dengan 20 UMKM di sekitar Pademangan. Tentunya, semua kegiatan ini dikoordinir dengan baik oleh kecamatan Pademangan Barat dan Timur,” ujar Lusiana.


Lusiana menjelaskan bahwa PSMTI telah beberapa kali bekerja sama dengan pemerintah kecamatan Pademangan dalam berbagai program sosial. Kegiatan ini adalah kelanjutan dari upaya tersebut, dengan harapan dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung program-program pemerintah dalam berbagi kebaikan.
“Kami ingin memperkuat kerja sama kami dengan pemerintah kecamatan Pademangan. Ini bukan kali pertama kami melakukan kegiatan seperti ini, dan ke depannya kami berharap bisa terus mendukung program pemerintah dalam berbagi kepada masyarakat,” tambahnya.
Lusiana berharap kegiatan ini dapat membawa kebahagiaan tidak hanya bagi orang dewasa tetapi juga anak-anak. “Harapannya masyarakat merasa bahagia. Selain membagikan takjil, kami juga mempersembahkan acara hiburan untuk anak-anak berupa atraksi badut dan sulap,” ujar Lusiana.


Biasanya, kegiatan berbuka puasa seperti ini lebih banyak dinikmati oleh orang dewasa, sementara anak-anak kurang mendapatkan perhatian. Melalui hiburan badut dan sulap yang dihadirkan, PSMTI ingin memastikan bahwa anak-anak juga merasa bahagia dan terhibur.
“Kami ingin memastikan anak-anak merasa senang juga. Mereka mendapatkan hiburan dan hadiah dari badut yang tampil. Ini adalah cara kami untuk membuat seluruh keluarga merasa bahagia di bulan suci ini,” jelas Lusiana.
Wakil Ketua Umum Departemen UMKM, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif PSMTI, Nico Lieke, menegaskan bahwa kegiatan pembagian takjil ini dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI, menjadi salah satu upaya PSMTI dalam memperkuat solidaritas sosial. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung UMKM lokal yang selama ini telah menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia.
“Kami sangat bangga karena UMKM turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami tidak hanya fokus di Kecamatan Pademangan tetapi juga di berbagai tempat lain di Indonesia. Kami membantu UMKM melalui berbagai cara, seperti memberikan pinjaman dana, pelatihan usaha, dan membantu mereka dalam penjualan produk,” jelas Nico.
Untuk acara kali ini, UMKM di Pademangan membuka kios-kios yang menjajakan produk mereka, yang memungkinkan warga setempat menikmati takjil sekaligus mendukung UMKM lokal.
“Ini adalah kesempatan besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Kios-kios UMKM yang dibuka hari ini memungkinkan warga untuk menikmati produk lokal sekaligus membantu pengusaha kecil bertumbuh,” tambahnya.


Nico juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan Pademangan dan masyarakat Jakarta atas kerja sama yang terjalin dalam kegiatan ini.
Menurut Nico, kerja sama antara organisasi sosial seperti PSMTI dengan pemerintah daerah sangat penting untuk keberhasilan kegiatan sosial dan ekonomi seperti ini.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Camat Pademangan dan seluruh masyarakat Pademangan serta warga Jakarta secara umum. Terima kasih telah mengizinkan kami bekerja sama dalam acara ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi dasar upaya kami dalam membangun bangsa,” ujar Nico.
Terkait dampak kegiatan ini terhadap UMKM, Nico menjelaskan bahwa UMKM adalah sektor vital dalam perekonomian Indonesia. Ia menekankan bahwa 90% hingga 92% perekonomian Indonesia berasal dari UMKM, sehingga mendukung UMKM berarti turut meningkatkan perekonomian bangsa.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa kita. Event seperti ini sangat bermanfaat bagi UMKM karena mereka dapat langsung menyalurkan produk mereka kepada masyarakat,” jelas Nico dengan tegas.


Camat Pademangan, Didit Mulyadi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi besar PSMTI dalam acara ini, yang memberikan takjil gratis kepada warga dari tiga kelurahan di Kecamatan Pademangan.
“Sebagai Camat, saya sangat berterima kasih kepada PSMTI yang telah memberikan takjil gratis kepada warga kami dari tiga kelurahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pademangan Barat, tepatnya di RPTRA. Sebelumnya, acara makan murah diadakan di Kelurahan Pademangan Timur, sehingga kali ini kita geser ke Pademangan Barat. Harapannya, ini bukan hanya acara hari ini saja, tetapi bisa berlanjut di masa depan,” ungkap Camat Didit.
Camat Didit menyampaikan bahwa pembagian takjil merupakan upaya untuk membawa keberkahan bagi semua warga, sekaligus menunjukkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa respon warga sangat positif terhadap kegiatan ini.
Dalam pelaksanaan acara, kupon untuk pembagian takjil telah dibagikan secara merata kepada warga. “Kupon dibagikan kepada warga masyarakat secara langsung dan juga secara on the spot bagi mereka yang belum mendapatkannya pada saat acara berlangsung,” ujarnya
Mengenai kelanjutan kerjasama dengan PSMTI, Camat Didit berharap kegiatan serupa bisa menjadi tradisi di masa depan. “Ini diharapkan menjadi embrio untuk kerja sama kita di masa depan. Tidak ada target khusus, kita mengalir saja. Jika PSMTI memiliki program lain, kami akan fasilitasi dan informasikan kepada warga,” tambahnya.
