Puluhan Ribu Masyarakat Antusias Saksikan Presiden Resmikan MRT
Puluhan ribu masyarakat antusias menyaksikan peresmian Moda Raya Terpadu (MRT) fase I, yang dilakukan Presiden Jokowi di kawasan Bunderan Hotel Indonesia (HI), Minggu pagi (24/3/2019) atau kawasan Car Free Day yang digelar setiap hari Minggu. Masyarakat sudah berkumpul di bunderan HI ini sebelum Presiden tiba di lokasi peresmian.
Anton (42) salah satu warga Senen, Jakarta Pusat ini misalnya mengaku sudah merencankan datang ke kawasan ini untuk menyaksikan peresmian MRT. Anton tak sendiri, ia mengajak satu orang anaknya untuk menjadi saksi momen bersejarah itu.
“Saya sudah rencanakan banget datang ke sini, mau lihat Pak Jokowi meresmikan MRT,” kata Anton.
Hal senada juga disampaikan Lilis (26) Warga Rawamangun, Jakarta Pusat itu datang ke lokasi peresmian MRT bersama teman-temannya. Lilis mengaku senang Jakarta kini punya MRT.
“Saya berharap MRT lainnya segera ada, sehingga warga Jakarta merasa nyaman menggunakan transportasi umum,” ungkap Lilis.
Presiden Jokowi datang ke lokasi peresmian dengan menggunakan MRT dari Bendungan Hilir ke Bunderan HI. Setibanya di kawasan Bunderan HI, Presiden disambut puluhan ribu masyarakat.
Selama perjalanan menuju panggung peresmian dengan berjalan kaki, Presiden menyempatkan diri untuk menyapa masyarakat sambil memenuhi keinginan masyarakat yang ingin berswa foto.
Dalam peresmian ini Presiden didampingi sejumlah menteri kabinet kerja, Dirut MRT Jakarta William Sahbandar dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hingga berita ini dimuat peresmian masih MRT berjalan.
Sebagaimana diketahui, pemerintah berharap dengan dioperasikannya MRT Jakarta rute Bundaran HI – Lebak Bulus sejauh 15,7 kilometer ini dapat menjadi momentum perubahan budaya bertransportasi masyarakat dari angkutan pribadi ke angkutan massal.
Dengan kehadiran MRT Jakarta selain dapat menekan angka kemacetan lalu lintas di ibu kota, juga dapat mendukung langkah Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan rasio penggunaan transportasi umum khususnya di Jabodetabek sebesar 60 persen dari total pergerakan orang di Jabodetabek pada 2029.
Rencananya, MRT Jakarta akan mulai beroperasi pada pukul 05.30 hingga 22.30 WIB dengan jarak antar kereta atau headway 10 menit dengan 7 rangkaian kereta.
