Putri Pariwisata Indonesia 2020 Beri Pelatihan Kepada Puluhan Duta Wisata Bengkulu
Putri Pariwisata Indonesia 2020, Jessy Silana Wongsodiharjo menjadi pembicara pada acara Pelatihan Duta Wisata 2021 Tingkat Lanjutan pada tanggal 18-19 September 2021 di Ballroom Krakatau, Grage Hotel, Bengkulu. Kehadiran Putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia ini atas undangan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu yang juga sebagai penyelenggara acara.
Kemampuan Yayasan EL JOHN Indonesia sebagai Yayasan yang banyak memegang lisensi beauty pageant di Indonesia ini, tidak diragukan lagi dalam membina generasi muda yang handal, cerdas dan berdaya saing. Oleh karena itu, tidak salah Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu memilih Jessy untuk tampil memberikan pembekalan kepada para duta wisata Bengkulu.
Pelatihan Duta Wisata 2021 ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan pada 18 September 2021.Total ada 60 peserta yang ikut dalam pelatihan ini. Kepada peserta, Jessy memberikan pembekalan tentang Public Speaking. Materi tersebut sangat penting dipelajari oleh seorang beauty pageant karena bukan hanya dipakai saat kontes, namun juga harus diterapkan saat bertugas menjadi duta wisata.
Selain public speaking, Jessy juga memberikan tips-tips cara memposting produk wisata di media sosial. Memposting suatu konten di media sosial harus dilakukan berbagai pertimbangan agar produk yang depositing dapat dinikmati oleh follower.
Jessy mengapresiasi para ketekunan para peserta dalam mengikuti pelatihan ini. Tidak sedikit yang bertanya kepada Jessy mengenai pembekalan yang diberikan.
“Jessy cukup salut ya di sana banyak sekali duta wisata yang cukup aktif, lalu tertarik juga dengan materi public speaking. Selain juga mereka tertarik bagaimana mempelajari bagaimana menjawab yang benar saat Q&A dan juga menanyakan bagaimana cara menambah keberanian dan kepercayaan diri saat menjalani kontes,” saat diwawancarai tim liputan EL JOHN News, Kamis (24/09/2021).
Jessy berharap pembekalan yang diberikan para duta wisata ini dapat diaplikasi saat bertugas sehingga berdampak positif pada perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bengkulu.
“Saya berharap setelah ikut pelatihan ini, para duta wisata Bengkulu dapat mempraktekkannya saat bertugas nanti sehingga dapat membangun pariwisata dan ekonomi kreatif bengku dan membangkitkan kembali di tengah pandemi,” ucap wanita cantik kelahiran Jakarta ini.
Tak lupa pada kesempatan ini, Jessy mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dan pihak terkait lainnya yang memberikan penyambutan dan pelayanan terbaik selama Jessy menjalankan tugasnya di Bengkulu.
“Yang paling luar biasa diantara itu semua, para panitia dari Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu yang super sekali menyiapkan segalanya. Lalu berterima kasih juga kepada Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu yaitu Bapak Irsan Setiawan, lalu kepada Ibu Elfa yang luar biasa menyambut Jessy dengan baik. Waktu Jessy sampai di Bengkulu itu langsung disambut oleh Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu, ini menjadi sebuah kehormatan dan Jessy senang sekali disambut luar biasa,” ucap lulusan London School of Public Relations ini.
Penyambutan spesial untuk Jessy sudah terasa sejak menginjak kakinya di tanah Bengkulu. Tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu, Jessy disambut langsung oleh kepala Bandara Fatmawati Bengkulu dan Putri Pariwisata Bengkulu 2020 Anisa Ica. Tak sekedar menyambut, Kepala Bandara mengajak Jessy untuk melihat Bandara yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu ini. Jessy pun terkagum melihat Bandara yang mendukung penuh pariwisata Bengkulu. Hal itu dibuktikan dengan banyak promosi pariwisata Bengkulu yang terpasang di sekitar area Bandara.
“Jika anda yang baru tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu itu pasti akan mengetahui tempat wisata yang ada di Bengkulu. Jadi banyak sekali di dinding-dindingnya itu terpasang pemberitahuan destinasi yang ada di Bengkulu, seperti wisata air terjun, Benteng Marlborough, lalu ada bunga Raflesia dan ada juga rumah pengasingan Bung Karno,” ujar Jessy.’
Selama dua hari di Bengkulu, Jessy diajak oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu untuk menikmati destinasi yang ada di Bengkulu. Destinasi yang dikunjungi Jessy diantaranya yakni Benteng Fort Marlborough, Pantai Panjang, Rumah Fatmawati dan Rumah Pengasingan Bung Karno.
Selain itu, Jessy juga diajak untuk merasakan kuliner khas Bengkulu seperti pendap. Pendap merupakan salah satu makanan khas di Provinsi Bengkulu. Pendap atau biasa disebut ikan pais ini disajikan dengan sajian ikan lainnya seperti ikan asam dan ikan rebung.
Destinasi yang dikunjunginya ini, dijadikan Jessy sebagai konten di media sosialnya untuk mempromosikan destinasi yang ada di Bengkulu. Jessy mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah setempat. Wisatawan yang ingin berkunjung ke Bengkulu harus mematuhi aturan protokol kesehatan seperti harus mencuci tangan, wajib memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
“Luar biasa ya, prokes di sana benar-benar diterapkan. Lalu Jessy juga PCR juga, protokolnya juga sangat bagus, dan berjarak satu sama lain, memakai masker kemudian yang berdagang, baik jual makanan maun souvenir mengikuti penerapan prokes yang diberlakukan pemerintah provinsi Bengkulu,” jelas Jessy.
